Danyonif 711/Raksatama Letkol Inf Ary Eko Pramono: Komandan Harus Jadi Kakak, Orang Tua, dan Sahabat bagi Prajurit Berprestasi

  • Whatsapp

PALU, SULTENG – ONLINENEWS.ID// Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 711/Raksatama Letkol Inf Ary Eko Pramono, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa kepemimpinan di satuannya tidak berhenti pada disiplin dan struktur komando. Menurutnya, komandan juga harus memberi ruang dan dukungan agar prajurit yang berpotensi dapat mengejar prestasi setinggi-tingginya.

Hal itu ia sampaikan dalam wawancara di ruang kerjanya di Markas Batalyon Infanteri 711/Raksatama, lingkup Kodam XXIII/Palaka Wira, Senin, 21 September 2026. Wawancara berkaitan dengan prestasi Praka Hardiman Purba, atlet lari lintas alam (trail run) di satuannya.

Muat Lebih

Letkol Inf Ary Eko Pramono menyebut sejumlah capaian Praka Hardiman Purba yang membanggakan satuan, di antaranya medali perak PON Aceh-Sumut 2024 nomor 45 km, juara dua di Bontang, dan juara dua Trail of the Kings by UTMB. Praka Hardiman Purba juga menyumbang medali perunggu beregu pada Southeast Asian Trail Running Cup (SEATRC) 2026.

Soal pesan prestasi kepada anak buah, Letkol Inf Ary Eko Pramono mengaku menyampaikannya berulang, termasuk saat apel. “Saya sebagai komandan satuan kepada prajurit saya, saya sampaikan agar senantiasa mencari prestasi setinggi-tingginya. Apabila kalian memiliki sesuatu yang kalian mampu, kejarlah setinggi-tingginya,” ujarnya. Harapannya, kata dia, para prajurit memiliki masa depan yang cerah.

Ia menilai hubungan komandan dan prajurit tidak sebatas atasan dan bawahan. “Kita sebagai komandan itu sebagai kakak, orang tua, teman, bahkan sahabat,” katanya. Khusus terhadap Praka Hardiman Purba, ia menilai prajuritnya itu memiliki tekad yang kuat dan keinginan yang baik, sehingga “sudah sangat seperti keluarga saya sendiri,” ujarnya.

Dukungan itu, menurutnya, diwujudkan dalam pembagian waktu. Selain bertugas sebagai prajurit, Praka Hardiman Purba menjalankan kegiatan larinya, dan Letkol Inf Ary Eko Pramono memberinya ruang waktu untuk itu. Ia menjelaskan bahwa prajurit biasanya terikat waktu karena tugas kedinasan, tetapi komandan bisa memprioritaskan mereka yang punya masa depan berprestasi. “Kita berikan waktu lebih untuk mereka berlatih,” ucapnya. Dari sisi pembinaan dan rasa kekeluargaan, ia mengaku sangat mendukung dan selalu berbincang dengan Praka Hardiman Purba.

Ketika ditanya apakah ia dapat memberi rekomendasi bagi jenjang karier Praka Hardiman Purba bila diminta, Letkol Inf Ary Eko Pramono menegaskan bahwa kondite ditunjukkan sendiri oleh prajurit melalui hasil yang dicapainya. “Kita tidak punya intervensi, tetapi kita bisa melampirkan bahwa yang bersangkutan telah berprestasi. Inilah buktinya, sebagai bahan pertimbangan atasan kita,” tuturnya. Menurutnya, prestasi membuat jalan karier prajurit ke depan lebih cerah.

Ia berharap prestasi itu menular kepada prajurit lain. “Harapan saya timbul Purba-Purba yang lain. Bukan hanya Purba sekarang yang berprestasi, saya ingin timbul Purba-Purba yang lain, bibit-bibit yang lain,” ujarnya, merujuk pada Praka Hardiman Purba. Menurutnya, bibit itu tidak harus di bidang atletik, tetapi bisa juga di cabang lain seperti tinju. “Pokoknya saya dukung,” katanya.

Kepada orang tua dan anak muda yang ingin menjadi prajurit TNI Angkatan Darat, ia berpesan agar berlatih sungguh-sungguh supaya berhasil dan menonjol saat seleksi tiba. “Berlatih, bersabar, bertawakal, dan selalu bermohon dan berdoa. Berbakti kepada orang tua,” ujarnya.

Praka Hardiman Purba, yang turut hadir, mengaku berterima kasih atas dukungan komandannya. “Komandan Satuan kami sudah seperti orang tua sendiri, karena setiap aktivitas kami selalu didukung,” katanya. Wawancara pun ditutup odengan ucapan terima kasih kepada Danyonif 711/Raksatama Letkol Inf Ary Eko Pramono.

Reporter: Rif

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *