PALU , SULTENG – ONLINE NEWS.ID//Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026 mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”. Tema itu mengingatkan bahwa kekuatan prajurit tumbuh dari kedekatan dengan rakyat dan dari kebersamaan dengan sesama penjaga negeri.
Gaung hari jadi itu tidak berhenti di lapangan upacara. Di berbagai daerah, jajaran kepolisian biasa mendatangi satuan TNI di berbagai tingkatan untuk menyampaikan ucapan selamat. Kunjungan semacam itu menjadi wujud kemitraan dua institusi yang sama-sama bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Tawaeli dan Polsek KP3 Pantoloan, Polresta Palu, yang mendatangi Markas Koramil 1306/07 Tawaeli, Selasa (6/10/2026) pagi. Kunjungan itu dimulai pukul 09.40 Wita di Jalan Trans Sulawesi, Kelurahan Lambara, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.
Rombongan dipimpin Kapolsek Tawaeli Iptu Afif, S.H.I., M.H., dan Kapolsek KP3 Pantoloan Ipda Moh. Pandu Aufan, S.H., M.A.P. KP3 adalah singkatan dari Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan, polsek yang bertugas di kawasan Pelabuhan Pantoloan. Wakapolsek Tawaeli Iptu Adrianto Ode serta para kepala unit ikut mendampingi.
Di Koramil, mereka diterima Serka Arjun, Babinsa Desa Wombo, yang mewakili Danramil 1306/07 Tawaeli, bersama anggota lainnya. Iptu Afif dan Ipda Pandu lalu menyerahkan kue dan nasi tumpeng sebagai tanda ucapan selamat HUT ke-81 TNI.
Personel Koramil menyambutnya dengan suasana kekeluargaan dan menyampaikan terima kasih. Mereka berharap sinergi dan solidaritas TNI-Polri ke depan semakin erat, terutama karena TNI adalah mitra dalam menciptakan iklim kamtibmas yang kondusif.
Ucapan selamat semacam ini rutin berlangsung setiap tahun, baik pada HUT TNI maupun HUT Polri, antara Koramil 1306/07 Tawaeli dengan Polsek Tawaeli dan Polsek KP3 Pantoloan. Kebiasaan itu dijaga untuk merawat solidaritas dan soliditas di antara mereka.
Kegiatan selesai pukul 10.30 Wita dan berlangsung aman.
Kue dan nasi tumpeng itu sederhana, tetapi membawa pesan yang tidak kecil: menjaga negeri adalah kerja bersama, dan kebersamaan itu dirawat lewat silaturahmi dari markas ke markas, di pusat kota maupun di sudut-sudut kecamatan. Dari Tawaeli, doa untuk TNI di usia ke-81 pun mengalir hangat, bersama harapan agar tangan prajurit dan tangan polisi terus saling menggenggam. Rif






