PALU, SULTENG – ONLINENEWS.ID// Musim kemarau yang berkepanjangan membuat sejumlah wilayah dilanda kekeringan, termasuk permukiman warga di BTN Kelurahan Kabonena, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu. Warga kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Menanggapi kesulitan itu, Kodam XXIII/Palaka Wira mengerahkan satu unit mobil water tank untuk menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak, Selasa (29/9/2026).
Lurah Kabonena Eko Setiawan, S.Sos menjelaskan, kekeringan akibat kemarau berkepanjangan itu terjadi di dua RW, yakni RW 3 dan RW 4, dengan sekitar 500 kepala keluarga. Menurutnya, sumber air yang selama ini digunakan warga berasal dari gunung, dan kini warga hanya mengandalkan bantuan. Jumlah penduduk Kelurahan Kabonena sendiri sekitar lima ribu hingga tujuh ribu jiwa.
Eko menuturkan, warga yang mengalami kesulitan air biasanya mengeluh lebih dulu kepada ketua RT dan Babinsa, kemudian diteruskan kepada pihak kelurahan. Untuk bantuan kali ini, Babinsa berkoordinasi dengan kelurahan hingga bantuan dari Kodam XXIII/Palaka Wira dapat dihadirkan. Ia menyebut, bantuan air dari TNI baru pertama kali diterima warganya. “Untuk bantuan air baru pertama kali.” Ia menambahkan, TNI sebelumnya sudah sering membantu warga saat kebakaran, banjir, dan bencana. Ia berharap penyaluran air dapat berlanjut dan menyampaikan rasa syukur atas bantuan tersebut.
Babinsa Kelurahan Kabonena Koptu Nawir, dari Koramil 1306-01/Palu Barat, Kodim 1306/Kota Palu, menjelaskan bahwa ia telah bertugas di kelurahan itu sekitar empat tahun. Menurutnya, atas arahan Komando Atas, Babinsa mendata warga yang kekurangan air. Hasil koordinasi langsung dengan lurah menunjukkan ada sekitar 500 kepala keluarga di dua RW yang membutuhkan.
Selain membantu warga, Koptu Nawir bersama pemerintah kelurahan juga terus mengimbau masyarakat agar berhati-hati selama musim kemarau, mengingat banyaknya lahan kering yang rawan terbakar. “Jangan membakar sampah sembarangan.”
Salah seorang warga, Ibu Rosna, mengaku rumah tangganya kesulitan air akibat kemarau berkepanjangan. Sebelumnya ia mengambil air dari wilayah bawah, tetapi kini tidak lagi bisa mendapatkannya. Ia menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih dari prajurit TNI dan berharap bantuan tersebut tidak hanya diberikan kali ini saja, karena wilayah mereka sudah kering. Warga lain, Nursad, juga menyampaikan harapan senada.
Reporter: Rif
_Diolah dari keterangan Lurah Kabonena, Babinsa Kelurahan Kabonena, dan warga._






