ONLINENEWS.ID//BOCAH berusia 7 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Winongo Kecil, Dusun Glondong, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.
Korban ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa setelah sebelumnya bermain seorang diri di sekitar sungai.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 12.53 WIB. Korban berinisial MIBD (7), pelajar TK, warga Dusun Glondong RT 03, Tirtonirmolo, Kasihan, Bantul.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan kejadian bermula saat seorang saksi sedang melihat ikan di Sungai Winongo Kecil. Saat itu, saksi melihat benda yang awalnya dikira seperti boneka terbawa arus.
“Setelah diamati secara seksama, saksi ternyata melihat seorang anak yang terhanyut di sungai. Saksi kemudian berteriak meminta tolong,” kata Rita, Minggu.
Teriakan tersebut kemudian didengar oleh saksi lainnya yang sehari-hari berjualan soto ayam. Saksi tersebut selanjutnya turun ke sungai untuk mengevakuasi korban.
“Korban kemudian berhasil diangkat dari sungai dan sempat dilakukan upaya pertolongan. Namun, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Selanjutnya, warga menghubungi Polsek Kasihan. Petugas kemudian datang ke lokasi dan membawa korban ke PKU Muhammadiyah Bantul untuk dilakukan pemeriksaan guna memastikan kondisi korban.
Rita mengatakan pemeriksaan dilakukan oleh tim Inafis Polres Bantul bersama dokter IGD PKU Muhammadiyah Bantul. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Bantul dan dokter IGD PKU Muhammadiyah Bantul, tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, sebelum kejadian korban sempat melaksanakan salat zuhur di Masjid Al Kautsar yang berada di sebelah Sungai Winongo Kecil. Setelah itu, korban bermain seorang diri di sekitar sungai.
“Informasi yang kami terima, sebelum tenggelam korban sempat salat zuhur di Masjid Al Kautsar yang berada di dekat sungai, kemudian bermain seorang diri di sekitar sungai,” tutur Rita.
Polisi mengimbau orang tua dan masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain di sekitar sungai, kolam, maupun lokasi lain yang memiliki risiko tenggelam. Red






