BUOL,SULTENG – ONLINENEWS.ID//Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buol, Andi Herman, S.H., M.H., memimpin upacara peringatan Hari Lahir (Harlah) Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Buol, Rabu (2/9/2026).
Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran pejabat struktural, para jaksa, pegawai serta seluruh keluarga besar Kejaksaan Negeri Buol.
Peringatan Harlah Kejaksaan RI ke-81 tahun ini mengusung tema “Mengembalikan Kepercayaan Publik melalui Penegakan Hukum Berintegritas, Adil dan Humanis.”
Tema tersebut menjadi momentum bagi seluruh insan Adhyaksa untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas penegakan hukum sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.
Bertindak sebagai inspektur upacara, Kajari Buol Andi Herman menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas dalam menjalankan setiap tugas dan kewenangan.
Menurutnya, penegakan hukum harus dilaksanakan secara adil, profesional dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Penegakan hukum harus dilakukan dengan integritas, adil dan tetap mengedepankan sisi humanis. Kepercayaan publik harus kita jaga melalui kerja nyata dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas,” ujar Andi Herman.
Ia juga mengajak seluruh jajaran Kejari Buol menjadikan momentum Harlah Kejaksaan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Harapan saya, seluruh jajaran tetap menjaga kekompakan, integritas dan profesionalitas. Kita harus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kehadiran Kejaksaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran sederhana di Kantor Kejaksaan Negeri Buol. Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar Kejari Buol dalam suasana penuh keakraban.
Tasyakuran menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan seluruh jajaran Kejari Buol.
Sebelumnya, dalam rangka menyambut Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Buol telah melaksanakan sejumlah kegiatan, di antaranya jalan santai, donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas internal sekaligus membangun kedekatan antara Kejaksaan dengan masyarakat.
Andi Herman sendiri baru dilantik sebagai Kajari Buol pada 18 Agustus 2026. Sejak menjalankan tugas, ia terus mendorong jajaran Kejari Buol untuk membangun sinergi dengan Pemerintah Daerah dan masyarakat.
Meski demikian, tugas utama Kejaksaan dalam bidang penegakan hukum tetap menjadi prioritas.
Melalui momentum Harlah Kejaksaan ke-81, Kejari Buol berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian serta menghadirkan penegakan hukum yang berintegritas, adil dan humanis demi menjaga kepercayaan masyarakat.(**) Rif






