SIGI, SULTENG – ONLINENEWS.ID// Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda kawasan pegunungan Desa Jono Sambo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sabtu (22/8/2026).
Perwira Penghubung Kodim 1306/Kota Palu wilayah Sigi, Mayor Inf. Tarno, saat dikonfirmasi wartawan media ini via pesan WhatsApp, Minggu (23/8/2026) pukul 09.44 WITA, menjelaskan bahwa kebakaran dipicu oleh aktivitas warga yang membakar tongkol hasil panen jagung di sekitar permukiman mereka.
“Kebakaran terjadi karena pembakaran tongkol hasil panen jagung warga yang bermukim di kawasan tersebut. Karena cuaca panas serta angin, maka api merambat sehingga meluas,” ujar Mayor Tarno.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melaporkan ke pihak berwenang setempat, termasuk Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Jono Sambo, Kopda Sarmon K. Personil gabungan pun bergerak cepat melakukan pemadaman.
Menurut Mayor Tarno, personil gabungan yang diterjunkan berjumlah sekitar 60 orang, terdiri atas anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 1306-02/Biromaru, 1306-04/Dolo, dan 1306-05/Marawola di bawah Komando Distrik Militer (Kodim) 1306/Kota Palu.
Mayor Inf. Tarno bertindak selaku Koordinator, sedangkan Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) dijabat Komandan Rayon Militer (Danramil) 1306-04/Dolo, Kapten Inf. Efendi.
“Dari tujuh titik api yang muncul, sampai berita ini diturunkan, api sudah padam,” kata Mayor Tarno.
Tim Pemantauan Diberangkatkan Minggu Pagi
Untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api, personil gabungan kembali melaksanakan apel pengecekan dan pemberangkatan pada Minggu (23/8/2026) pukul 08.00 WITA di Kantor Desa Jono Sambo, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.
Berdasarkan data resmi yang diterima media ini, personil yang diberangkatkan untuk menyisir dan memantau titik api berjumlah 26 orang, terdiri atas 10 personil Batalyon Tim Pertolongan (Yon TP) 873, dua personil Koramil 1306-04/Dolo, satu personil Koramil 1306-05/Marawola, dua personil Polsek Dolo, dua personil Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), satu personil Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari), empat personil Perlindungan Masyarakat (Linmas) Desa Bobo, serta empat orang warga Desa Jono Sambo.
Selain itu, disiagakan pula personil cadangan sebanyak 49 orang, meliputi 30 personil Kodim 1306/Kota Palu, tiga personil Polsek Dolo, tiga personil BNPB, tiga personil Orari, dan 10 warga Desa Jono Sambo.
Apel pengecekan dan pemberangkatan personil gabungan berakhir pukul 08.30 WITA, selanjutnya personil bergerak menuju lokasi sasaran pemadaman di kawasan pegunungan Desa Jono Sambo.Rif






