ONLINENEWS.ID//SEORANG pesepeda onthel berinisial S (61) meninggal dunia terlindas truk box Isuzu Giga di Jalan Cepit-Tembi, Pendowoharjo, Sewon, Bantul, Sabtu siang 15 Agutus 2026.
Berdasar informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda onthel yang dikendarai S (61), warga Bangunharjo, Sewon, dengan truk box Isuzu Giga bernomor polisi B 9538 UXZ yang dikemudikan SW (32), warga Boyolali, Jawa Tengah.
Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda onthel dari arah barat ke timur. Sementara truk box juga melaju dari arah yang sama.
“Kcelakaan terjadi ketika pengemudi truk hendak mendahului sepeda onthel. Saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju kendaraan lain sehingga kondisi jalan di atas jembatan yang menyempit membuat pengemudi truk mengambil posisi ke kiri,” ujar Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Minggu 16 Agustus 2026.
Menurut Rita, ketika hendak mendahului sepeda onthel, dari arah berlawanan ada kendaraan lain. Karena kondisi jalan di atas jembatan menyempit, pengemudi truk membanting kemudi ke kiri.
Namun, bagian belakang bak truk box kemudian menyenggol sepeda onthel yang dikendarai korban. Korban terjatuh dan kemudian terlindas ban belakang truk.
“Korban terjatuh setelah tersenggol bagian belakang truk dan kemudian terlindas ban belakang. Pengemudi truk langsung berhenti untuk mengecek kondisi korban,” terang Rita.
Saat diperiksa, korban diketahui mengalami luka parah pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi oleh PMI ke RSUD Bantul.
“Korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Bantul untuk penanganan lebih lanjut,” kata Rita.
Sementara itu, pengemudi truk box tidak mengalami luka dalam kecelakaan tersebut. Kendaraan truk juga tidak mengalami kerusakan, sedangkan sepeda onthel korban mengalami kerusakan pada bagian stang.
“Untuk kendaraan truk tidak mengalami kerusakan,” ujarnya.
Petugas Unit Laka Lantas Polsek Sewon telah mendatangi lokasi kejadian, melakukan pemeriksaan terhadap korban di rumah sakit, olah tempat kejadian perkara, mencatat keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti.
“Kami masih melakukan penanganan dan pemeriksaan untuk mengetahui secara lengkap penyebab serta kronologi kecelakaan. Keterangan para saksi dan hasil olah TKP menjadi bagian dari proses penyelidikan,” pungkas Rita. Red






