PALU, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS. ID//Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melaksanakan Latihan Satuan di Air di perairan Teluk Tomini, Desa Kayu Bura, Kabupaten Parigi Moutong.
Latihan ini melibatkan 45 personel Basarnas Palu, terdiri dari rescuer, operator komunikasi, tim medis, humas dan potensi SAR.
Simulasi menggambarkan kondisi darurat ketika empat orang nelayan jatuh ke laut akibat gelombang tinggi. Tim SAR melakukan pencarian menggunakan RIB 11, perahu karet, drone thermal, dan Aqua Eye, serta melibatkan tenaga medis untuk penanganan korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR, Rusmadi, S.E., M.M. menegaskan “Latihan ini bukan sekadar simulasi. Kami ingin memastikan setiap personel benar-benar siap menghadapi kondisi nyata di lapangan. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama.”
Selain melatih kesiapsiagaan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat pesisir. Nelayan dan warga diingatkan pentingnya menggunakan pelampung saat melaut, serta segera melapor ke layanan darurat jika terjadi kecelakaan di perairan.
Latihan ditutup dengan evaluasi bersama seluruh tim dan potensi SAR yang terlibat. Hasilnya diharapkan dapat memperkuat koordinasi, meningkatkan keterampilan teknis, dan menumbuhkan budaya tanggap darurat di wilayah Sulawesi Tengah.(**) Rif






