PALU, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS.ID//Tidak ada ruang yang tersisa di Gereja Bala Keselamatan Korps 2 Palu — umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja memenuhi seluruh ruangan pada Jumat malam (17/4/2026), larut dalam Konser Doa dan Pujian yang menjadi pembuka resmi rangkaian Pra-Event Paskah Nasional V — perayaan Paskah bertaraf nasional yang puncaknya akan digelar pada 26 April 2026 di Lapangan Mako Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Tengah, Desa Loru, Kecamatan Biromaru, Kabupaten Sigi.
Kehadiran jemaat yang begitu antusias itu menjadi bukti nyata besarnya kerinduan umat Kristiani di Bumi Tadulako untuk bersatu dalam doa dan pujian. Bertempat di Gereja Bala Keselamatan Korps 2 Palu, beralamat di Lorong Gereja, Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah, acara ini merangkai doa, pujian rohani, serta penampilan sejumlah kelompok vokal dalam suasana meriah namun penuh kekhidmatan. Puncak acara adalah penyampaian Firman Tuhan oleh Mayor Muh. Iqbal Papeo, Opsir Korps Gereja Bala Keselamatan Korps 2 Palu, yang menjadi berkat bagi segenap jemaat yang hadir.
Acara ini turut dihadiri para pemimpin Gereja Bala Keselamatan dari Kantor Pusat Teritorial serta pimpinan Bala Keselamatan Regional Sulawesi Tengah, menegaskan bobot dan skala nasional dari rangkaian perayaan Paskah Nasional yang di gelar di Sulawesi Tengah ini.
Ketua Pelaksana Harian Paskah Nasional 2026 yang juga menjabat Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, menyebut konser malam itu sebagai fondasi spiritual seluruh rangkaian kegiatan. “Malam ini kita meletakkan semuanya dengan doa agar rangkaian acara Paskah Nasional kelima di Palu dan Sigi berjalan lancar,” ujarnya kepada awak media usai acara.
Samuel merinci, rangkaian kegiatan berikutnya meliputi operasi katarak gratis pada 22–24 April, workshop Worship Leader pada 23 April, serta donor darah, pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, Paskah Anak, dan seminar lintas aras pada 24 April. Seminar tersebut akan menghadirkan para pemimpin aras dan Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag — Ketua FKUB sekaligus Ketua MUI Kota Palu — sebagai pembicara, sebuah wujud nyata semangat kebersamaan lintas agama yang menjadi roh dari perayaan ini. Menteri Perumahan juga dijadwalkan hadir sebagai pembicara pada sesi yang sama.
Paskah Remaja Pemuda dijadwalkan pada 25 April di Mako Brimob dengan target kehadiran sekitar 5.000 peserta. Puncaknya, pada 26 April, diperkirakan 20.000 jemaat, pendeta, dan opsir dari seluruh Indonesia akan berkumpul dalam satu perayaan akbar. Menteri Agama bersama Direktur Jenderal Bimas Kristen telah memastikan kehadiran mereka, sementara undangan kepada Presiden Republik Indonesia masih menunggu balasan resmi.
Samuel menegaskan bahwa Paskah Nasional ini digagas oleh FUKRI — Forum Umat Kristen Indonesia — yang menyatukan delapan aras gereja: PGI, KWI, Advent, Baptis, Pantekosta, Bala Keselamatan, dan Orthodox. “Di bawah PGI ada GKSP, GPID, GKR — kita menjadi satu untuk mensukseskan Paskah bersama ini,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah demi membantu kekurangan stok di PMI. “Dalam momen ini kami ingin berbagi kasih — siapa saja yang ingin menyumbangkan darahnya, kami persilakan untuk disumbangkan kepada PMI,” ajaknya.
Acara yang berlangsung sejak pukul 17.00 WITA itu resmi ditutup pada pukul 20.00 WITA dalam suasana aman, tertib, dan kondusif, meninggalkan kesan mendalam bagi umat Kristiani yang hadir — bahwa di Bumi Tadulako, kasih dan persaudaraan lintas denominasi menyatu dalam satu suara memuliakan Tuhan _.Rif_






