Perang Terberat Dihadapi Setiap Individu Melebihi Perang Badar Zaman Rasulullah

  • Whatsapp

YOGYAKARTA – Bagi orang muslim yang beriman, perang melawan hawa nafsu sangatlah berat. Bahkan lebih berat dibandingkan perang melawan musuh di medan peperangan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Anhar Anshori dalam khutbahnya pada Sabtu (10/11/2021) pukul 18.00 WIB di Masjid islamic Center Kampus UAD.

Muat Lebih

Anshori mengingatkan, bahwa kawula muda umunya lebih khusus umat Islam, supaya lebih sadar akan musuh yang sesungguhnya yakni, melawan hawa nafsu, bahkan lebih berat daripada perang fisik melawan musuh.

“Oleh karena itu, hawa nafsu harus kita taklukan,” jelas Ansori.

Jadi musuh yang paling besar bagi diri seseorang adalah hawa nafsunya.

“Keinginan-keinginan berlebihan atau tidak sesuai kehendak Allah itu bisa merperbudak diri sendiri,” Tegas Anshori.

Anshori menambahkan sebuah riwayat, bahwa di dalam perang Badar pada zaman Rasulullah (SAW) amat berat, tetapi dalam riwayat itu pula disebutkan oleh Rasulullah, bahwa masih ada peperangan yang lebih berat lagi yang akan dihadapi oleh kaum muslimin setelah perang badar, tidak lain ialah perang melawan hawa nafsu.

Karena itu, Anhar berpesan, agar setiap muslim utamanya warga Muhammadiyah untuk selalu melawan hawa nafsu dan berdo’a untuk selalu minta pertolongan hanya kepada Allah.

“Kita harus membentengi diri kita dari penyekutuan Allah dalam berbagai hal, termasuk pandangan-pandangan yang tidak sesuai dengan syariat Islam,” pungkas Anshori. (Badio)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *