PALU, SULTENG – onlinenews.id// Sebanyak 51 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026 dari Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sulawesi Tengah mengunjungi Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Minggu (8/11/2026).
Kunjungan ini merupakan bagian dari Peninjauan Objek Penting (POJ) untuk mengenalkan lingkungan kerja dan pembelajaran lapangan kepada para calon anggota Polri tersebut.
Dalam kunjungan itu, para siswa tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga melihat langsung bagaimana Basarnas bekerja. Mereka dikenalkan dengan tugas dan fungsi Basarnas, struktur organisasi, hingga peran pentingnya dalam operasi pencarian dan pertolongan.
Para siswa juga diperkenalkan dengan berbagai peralatan SAR yang digunakan di lapangan. Mulai dari peralatan ekstrikasi untuk membantu evakuasi korban dalam kondisi sulit, peralatan Water Rescue untuk penyelamatan di perairan, hingga peralatan HART (High Angle Rescue Technique) untuk penyelamatan di ketinggian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., CAI., http://C.Mtr., menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan tugas dan tanggung jawab Basarnas kepada calon anggota Polri.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan edukasi dan pengenalan kepada seluruh siswa mengenai organisasi, tugas dan fungsi Basarnas, termasuk berbagai peralatan SAR yang digunakan dalam operasi pencarian dan pertolongan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk menjalin kerja sama dan memperkuat sinergi antara Basarnas dan Polri dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan,” ungkapnya.
Ia berharap para siswa memperoleh pengetahuan baru tentang operasi SAR serta memahami pentingnya koordinasi antarlembaga saat menghadapi situasi darurat yang membutuhkan penanganan bersama.
Kunjungan ini sekaligus memperkuat hubungan kelembagaan Basarnas dan Polri agar sinergi kedua instansi terus terjalin dalam memberikan pelayanan dan membantu masyarakat dalam berbagai kondisi kedaruratan.(**)






