Polres Sigi Gelar Green Policing di Hutan Lindung Ranjuri, Tanam Bibit Pohon Nanto Bersama Warga Desa Beka

  • Whatsapp

PALU, SULTENG – onlinenews.id// Polres Sigi menggelar kegiatan Green Policing di kawasan hutan lindung Ranjuri, Desa Beka, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Jumat (6/11/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Sigi AKBP Agus Dwi Cahyono, S.I.K., M.A.P., dan ditandai dengan penanaman bibit pohon nanto secara simbolis bersama pemerintah desa dan warga.

Kapolres menjelaskan, kegiatan ini merupakan program Kapolri yang bertujuan menjadikan lingkungan lebih hijau melalui penanaman pohon.

Muat Lebih

“Yang kita laksanakan hari ini adalah kita meninjau lokasi hutan Ranjuri di Desa Beka untuk melihat bagaimana kondisi yang ada di sini,” ujar Kapolres.

Kapolres mengaku terkesan dengan keberadaan pohon-pohon besar berusia ratusan tahun di kawasan tersebut.

“Kita melihat tadi ada pohon yang sudah berusia ratusan tahun yang sangat besar. Ini tentu saja kita harus jaga bersama-sama, sehingga bisa menjadi aset yang ada di sini,” kata Kapolres.

Ia berharap kawasan itu kelak bisa menjadi destinasi wisata, dengan masyarakat setempat turut menjaganya bersama-sama.

Turut hadir mendampingi Kapolres, Wakapolres Sigi Kompol Wawan Setiyono, S.H.M.H, Kabag SDM Polres Sigi AKP Abd. Azis, S.H., dan Kapolsek Marawola Iptu Jusri Tandena, S.H. Dari unsur pemerintahan desa hadir Kepala Desa Beka Mohamad Fitrah bersama perangkat desa dan Ketua BPD, serta tokoh masyarakat dan sejumlah warga Desa Beka.

Dalam peninjauan, Kapolres memperoleh informasi dari Kapolsek Marawola dan Kepala Desa tentang sejumlah jenis pohon di hutan Ranjuri yang telah berusia ratusan tahun dan tergolong langka. Kapolsek Marawola menegaskan bahwa hutan Ranjuri yang kaya aneka flora langka juga kerap didatangi kalangan peneliti tumbuhan sebagai lokasi penelitian terhadap pohon dan tanaman di dalamnya.

Usai peninjauan, penanaman bibit pohon nanto dilakukan secara simbolis oleh Kapolres dan jajaran, Kepala Desa, Ketua BPD, serta sejumlah warga. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan ditutup dengan ramah tamah antara Kapolres beserta jajaran dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir.

Kepala Desa Beka Mohamad Fitrah menyampaikan apresiasi atas kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan kepolisian ini sejalan dengan program penghijauan di desa, dan kunjungan Kapolres beserta jajaran ke kawasan Ranjuri merupakan sebuah penghargaan bagi desanya.

“Hari ini merupakan sebuah penghargaan juga bagi kami,” kata Mohamad Fitrah.

Kepala Desa menyebut sejumlah pohon berusia ratusan tahun di kawasan itu sebagai ikon desa yang diharapkan dapat dikembangkan menjadi kawasan ekowisata yang menggerakkan perekonomian masyarakat.

Untuk menjaga keberlanjutan tanaman yang telah ditanam, pemerintah desa menggandeng organisasi kepemudaan (OKP) lokal yang peduli lingkungan, serta berkolaborasi dengan pihak luar seperti akademisi dan peneliti dari UNTAD. Para pemuda desa dilibatkan secara bersama-sama dalam perawatan, sementara tanaman muda dilindungi dengan paranet agar tidak dimakan atau dirusak ternak.

Green Policing sendiri merupakan pendekatan humanis Polri yang memadukan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pelestarian lingkungan serta pencegahan bencana ekologis. Lewat pendekatan ini, polisi tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut melestarikan lingkungan, antara lain melalui penanaman pohon, aksi bersih-bersih, dan edukasi kepada masyarakat.

Reporter/Fotografer: Rif

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *