PALU, SULTENG – onlinenews.id//Antusiasme umat Hindu mewarnai pelaksanaan ibadah hari suci Purnama Kelima di Pura Agung Jagat Nata Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (25/10/2026). Pada sesi ibadah keempat, ratusan umat tampak khusyuk tangkil ke pura untuk melaksanakan persembahyangan.
Antusiasme yang terlihat menjadi cermin kuatnya iman umat dalam menghaturkan bhakti ke hadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa. Di tengah aktivitas sehari-hari, semangat umat untuk hadir ke pura menunjukkan nilai keagamaan masih tertanam kuat dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam tradisi Hindu Bali, _pemedek_ berarti umat yang sembahyang, _tangkil_ berarti datang berkunjung ke pura, _piodalan_ adalah peringatan hari jadi pura, _Purnama Kelima_ adalah bulan purnama kelima yang dimaknai sebagai hari suci, dan _Sraddha serta Bhakti_ bermakna iman dan ketakwaan.
Momentum piodalan ini tidak hanya menjadi sarana memanjatkan doa untuk keselamatan atau _kerahayuan_, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kebersamaan, serta menjaga tradisi dan budaya agar tetap lestari.
Partisipasi pemedek dari Kota Palu maupun berbagai daerah di Sulawesi Tengah turut mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan solidaritas umat.Rif
—
_Sumber Foto: Kapten (Inf) I Gusti Susila, S.E. – Danramil 1306-09/Tinombo_
_Berita ini diolah kembali dari:_ https://darsana-news.dharmasentana.ac.id/






