PALU, SULTENG-ON LINE NEWS.ID//Pelatih tim futsal UKOF Untad, Aswad, dan kapten tim, Ahmad Satrio, memuji penyelenggaraan Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira dan berharap turnamen futsal mahasiswa itu digelar rutin. Harapan itu mereka sampaikan seusai UKOF Untad menjadi juara di GBK Andi Raga Pettalolo, Kota Palu, Kamis malam (8/10/2026). Di partai final, UKOF Untad menumbangkan Gekrafs X-Kamnel dengan skor 2-0.
Aswad, mahasiswa semester 11 di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, mengaku sangat puas dengan penyelenggaraan turnamen. Ia menilai kegiatan ini sangat baik dan berharap Piala Pangdam menjadi agenda tahunan, terutama di cabang futsal.
Saat diwawancarai, keduanya tampak antusias membicarakan turnamen ini dan harapan agar kegiatan serupa terus digelar.
Menurut Aswad, tim mulai bersiap sejak September. Persiapan diawali dengan mengumpulkan pemain dari lingkungan fakultas, lalu dilanjutkan dengan latihan rutin di lapangan. Jalan menuju gelar juara tidak lurus. Tim harus melewati babak demi babak, dan setiap laga ditutup dengan evaluasi karena performa tidak selalu prima. Penilaiannya mencakup strategi, kondisi fisik, dan sejumlah aspek lain.
Kapten tim, Ahmad Satrio, mahasiswa semester tujuh di fakultas yang sama, mengenal futsal sejak 2019. Ia mengatakan kepercayaan menjadi kapten membawa tanggung jawab besar. Ia memuji kepelatihan Aswad, yang menurutnya sangat baik, termasuk dalam membekali pemain dengan teknik menghindari cedera. Satrio sepakat turnamen seperti ini perlu digelar lagi, dan ia sejalan dengan apresiasi sang pelatih terhadap Kodam XXIII/Palaka Wira. Dosen dan orang tuanya, katanya, juga mendukung keikutsertaannya.
Kepada sesama anak muda, Satrio berharap kegiatan seperti ini terus ada agar mereka lebih sering berlatih dan terjauh dari narkoba. Aswad menimpali, penyelenggara diharapkan terus menghadirkan kegiatan positif yang menarik minat anak muda.
Turnamen yang digelar Kodam XXIII/Palaka Wira sejak 10 September dalam rangka HUT ke-81 TNI itu ditutup Panglima Kodam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar. Dalam keterangannya usai acara, ia menyambut antusias masukan agar turnamen digelar rutin dan menilai kemampuan para mahasiswa tak kalah dengan atlet.
Reporter: Rif






