Info BMKG, Update dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

  • Whatsapp

ONLINENEWS.ID//BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG terus memantau sebaran vulkanik yang melutus pada Sabtu 5 September 2026.

Akibat sebaran vulkanik itu berdampak pada sejumlah penerbagan di beberapa kota di Indonesia.

Muat Lebih

“BMKG terus memantau sebaran
debu vulkanik Gunung Anak Krakatau melalui citra satelit Himawari-9 serta dampaknya terhadap aktivitas penerbangan,” ujar BMKB dalam laman resminya Minggu 6 September 2026.

BMKG mencatat, update informasi tersebut disampaikan hingga Minggu pukul 19:00 WIB.

Menurut BMKG, teridentifikasi dua klaster utama debu vulkanik: Hingga 15.000 kaki, bergerak ke arah timur laut–barat laut, Hingga 50.000 kaki, bergerak ke arah barat daya–barat laut.

“Terdapat sekitar 53 SIGMET yang telah diterbitkan dan sejumlah bandara melakukan penyesuaian operasional,” jelas BMKG.

Status operasional bandara sekitar G. Anak Krakatau, Update 6 Sept 2026 pukul 18.35 WIB:

1. CGK – Soekarno Hatta: CLOSED pukul 02.08 – 23.59 WIB
2. HLP – Halim Perdanakusuma: CLOSED pukul 07.20 – 23.59 WIB
3. TKG – Radin Inten II Lampung: CLOSED pukul 04.18 – 23.59 WIB
4. BDO – Husein Sastranegara : CLOSED pukul 12.07 – 23.59 WIB
5. RTO – Budiarto Curug: CLOSED pukul 06.48 – 23.59 WIB
6. PCB – Pondok Cabe: CLOSED pukul 10.05 – 23.59 WIB
7. TFY – Taufik Kiemas: CLOSED pukul 11.30 – 23.59 WIB
8. WIPY – PXA – Atung Bungsu: CLOSED pukul 13.34 – 17.00 WIB.

Masyarakat, khususnya di sekitar pesisir Selat Sunda, diimbau tetap waspada, tidak panik, serta mengikuti informasi dari sumber resmi. Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *