ONLINENEWS.ID//Dalam rangka mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan, sejumlah personel Pasis Dikreg Sesko TNI Angkatan LVI melaksanakan kegiatan Penyuluhan Karhutla di beberapa titik di Kabupaten Kapuas Lokasinya meliputi Kantor Kec. Selat, Kab Kapuas dan siswa serta siswi di MAN Kapuas, di kel Selat Tangah, kec Selat, kab Kapuas.
Kegiatan ini dipimpin Laksma TNI Henricus P, beserta anggota tim yakni Kol Arh Sutrisno, Kol Pnb Sunar Adi, Kol Laut (S) Hendri Susilo, Kol Czi Mangatas Sibuea, Kol Lek Tommy Aryanto, Kol Pas Made Suarsono, Kol Inf Uun Samson dan Kol Mar M. Akhyar.
Pada kesempatan ini tim penyuluh memberikan pemahaman terkait regulasi pencegahan Karhutla, sanksi hukum pembakaran lahan, serta peran aktif pemerintah desa dalam melakukan deteksi dini dan pelaporan cepat jika ditemukan titik api. Laksma TNI Henricus P menyampaikan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan kolaborasi TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. “Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Mari bersama-sama kita jaga hutan dan lahan agar tetap lestari,” tegasnya.
Di MAN Kapuas, tim menyasar siswa/siswi MAN Kapuas dengan metode dialog dan simulasi. Para siswa diajak memahami rantai pemicu Karhutla, mulai dari faktor cuaca, kelalaian manusia, hingga dampak kabut asap bagi pernapasan. Tim penyuluh sampaikan bahwa alam, hutan dan lahan jangan dibakar untuk membuka kebun, hutan dan lahan harus terus dipelihara.
Sementara itu di Kantor Camat Selat, penyuluhan menyasar perangkat desa, RT/RW, warga dan Babinsa. Diskusi difokuskan pada penekanan memelihara kelestarian lingkungan, hutan dan alam dengan bersama sama menjaga nya.
Melalui penyuluhan di sekolah dan kantor kecamatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif warga Pulang Pisau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. TNI bersama pemerintah daerah berkomitmen memperkuat sinergi, mulai dari edukasi, patroli terpadu, hingga sistem peringatan dini berbasis masyarakat. Dengan langkah preventif yang masif, diharapkan ancaman Karhutla bisa ditekan sejak dini sebelum meluas dan berdampak luas. Red






