ONLINENEWS.ID//PENCARI rumput bernama Gito Sahono Giman (68) warga Tritis, Ngandong, Girikerto, Turi, Kabupaten Sleman yang hilang lima hari sejak Jumat pekan laku di kawasan Hutan Pathuk Tritis ditemukan meninggal dunia.
Tim SAR gabungan menemukan jasad korban pada pencarian hari kelima pada Rabu 19 Agustus 2026.
Koordinator Unit Siaga SAR Sleman, Dhedi Prasetya, mengungkapkan, korban yang berprofesi sebagai petani tersebut ditemukan oleh tim SAR gabungan pada pukul 15.30 WIB, sekitar 240 meter dari lokasi kejadian perkara (LKP) dengan arah timur laut.
Menurutnya, pencarian pada hari kelima dilakukan dengan memperluas area penyisiran dan membagi personel menjadi enam Search and Rescue Unit (SRU).
“Pada operasi SAR hari kelima ini, kami membagi tim menjadi enam SRU. Masing-masing SRU melakukan penyisiran di area yang sudah ditentukan, mulai dari titik duga, sekitar ladang dan rumah korban, hingga beberapa search area di kawasan hutan,” ujar Dhedi.
Masih menurut Dhedi, pencarian juga diperkuat dengan penggunaan drone. Dua tim drone dikerahkan untuk membantu pemantauan dari udara, khususnya pada titik duga dan area pencarian yang telah ditentukan.
Salah satu titik yang menjadi perhatian Tim SAR Gabungan adalah lokasi dengan indikasi adanya banyak lalat yang berterbangan di sekitar area LKP. Titik tersebut kemudian menjadi salah satu sasaran pencarian SRU.
“Kami juga menindaklanjuti informasi dan temuan di lapangan yang mengarah pada adanya titik duga. Salah satunya berdasarkan banyaknya lalat yang berterbangan di sekitar lokasi. Tim kemudian melakukan pengecekan dan penyisiran secara terukur di area tersebut,” jelasnya.
Setelah melakukan penyisiran di sejumlah sektor, Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan korban pada koordinat -7°34’34.2″, 110°24’43.2″, atau sekitar 240 meter dari LKP ke arah timur laut.
Dhedi mengatakan setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia , tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi.
Selanjutnya, korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
“Alhamdulillah, pada pukul 15.30 WIB korban berhasil ditemukan. Selanjutnya korban langsung kami evakuasi dan di serahkan ke tim inafis polsek turi,” kata Dhedi.

Dhedi menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja bersama dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan, masyarakat, serta pihak-pihak yang telah mendukung operasi ini. Sinergi dan kerja sama seluruh unsur menjadi bagian penting hingga korban akhirnya berhasil ditemukan,” pungkasnya. Red






