ONLINENEWS.ID//SEORANG pria berinisial P (70), warga Jetis, Bantul, ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel di kawasan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Kamis 30 Juli 2026.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.25 WIB dan sempat membuat gempar warga sekitar.
“Benar, kami telah menerima laporan terkait penemuan orang meninggal dunia di lokasi tersebut,” ungkap Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, Jumat 31 Juli 2026.
Menurut Rita, dari keterangan yang diperoleh dari saksi di tempat kejadian, peristiwa bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika seorang saksi berjenis kelamin perempuan berinisial SA (44) warga Imogiri Bantul tiba dan menunggu di depan lokasi hotel.
“Sekira pukul 10.00 WIB, korban datang ke lokasi, kemudian bersama saksi menyewa kamar dan masuk ke dalam ruangan,” terangnya.
Rita menegaskan, saat sedang berinteraksi di dalam kamar, tiba-tiba korban langsung tengkurap dan mengalami kejang-kejang. Melihat kondisi tersebut, saksi langsung keluar kamar dan meminta bantuan temannya yang berinisial ADS untuk memeriksa keadaan korban.
“Karena merasa khawatir dan takut, ADS kemudian meminta bantuan warga lain berinisial ASJ untuk memastikan kondisi korban. Setelah diperiksa, korban terlihat terbaring terlentang dan tidak memberikan reaksi apa pun, sehingga para saksi segera melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian Polsek Kretek,” tambah Rita.
Segera setelah menerima laporan, petugas datang ke lokasi yang terdiri dari tim Inafis Polres Bantul, personel Polsek Kretek, tenaga medis dari Puskesmas Kretek, serta Satlinmas Rescue Wilayah III Parangtritis.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan tim Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hal ini juga diperkuat hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dr. Nungki dari Puskesmas Kretek, yang menyatakan tidak ditemukan adanya luka maupun lebam pada seluruh bagian tubuh jenazah.
“Kami memastikan seluruh proses penanganan di lokasi berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Rita Hidayanto. Red






