SIGI ,SULTENG – ONLINENEWS.ID// Pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kabupaten Sigi Periode 2026-2030 resmi dikukuhkan, Minggu (19/7/2026), di Gedung Kesenian RTH Taman Taiganja, Kalukubula.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pemanggilan seluruh pengurus ke podium. Dilanjutkan penyerahan bendera Pataka FORKI dari Ketua Harian FORKI Sulawesi Tengah Abdul Rosyid kepada Ketua Umum FORKI Sigi terpilih Mayor Inf. Tarno. Penyerahan pataka menjadi simbol amanat kepengurusan, yang kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan surat keputusan.
Dalam sambutannya, Mayor Tarno menyatakan komitmen membangun soliditas internal pengurus sebagai syarat utama memajukan FORKI Sigi. Ia menyebut pihaknya membawahi delapan perguruan karate aktif di Kabupaten Sigi dengan total sekitar 250 atlet binaan.
Mayor Tarno juga menargetkan capaian yang lebih baik pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) mendatang. Ia turut memohon dukungan Bupati Sigi dan KONI Sigi bagi keberlangsungan pembinaan atlet ke depan.
Ditemui usai acara, Mayor Tarno mengatakan kepengurusan barunya masih dalam tahap memetakan kemampuan atlet. Ia menyebut Kejurda kali ini sebagai ajang pemanasan sekaligus tolok ukur menghadapi kompetisi berikutnya.
“Kita harus optimis, yang penting kita menyiapkan diri dengan baik,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa kepengurusan olahraga pada dasarnya adalah bentuk pengabdian sosial tanpa pamrih.
Sementara itu, Abdul Rosyid dalam sambutannya mengapresiasi kesediaan Mayor Tarno memimpin dan membentuk kepengurusan FORKI Sigi yang baru. Ia memaparkan capaian FORKI Sulawesi Tengah secara umum, termasuk raihan lima medali pada kejuaraan nasional terakhir.
Saat ini, lanjut Abdul Rosyid, Sulteng memiliki 24 wasit berlisensi nasional dan tiga wasit berlisensi internasional AKF. Para pelatih juga merupakan mantan atlet nasional yang pernah menjalani pelatihan di Jerman.
Ia menyebut Kejurda FORKI Sigi 2026 sebagai kejuaraan pertama yang digelar Sigi selama beberapa periode kepengurusan FORKI provinsi berjalan. Ia juga menyoroti fasilitas gedung yang dinilainya lebih representatif dibanding lokasi pertandingan sebelumnya.
Dalam sambutan tertulisnya, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si. menyampaikan apresiasi kepada pengurus FORKI Sigi yang baru dilantik. Bupati menyebut amanah yang diemban bukan tugas ringan, melainkan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar memajukan olahraga karate di Kabupaten Sigi.
Ia berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara solid, profesional, dan penuh dedikasi. Serta memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, KONI, perguruan karate, dan sekolah.
Ditemui terpisah, Bupati Rizal mengungkapkan rasa syukurnya atas terselenggaranya pengukuhan ini. Ia menyebut Kabupaten Sigi sesungguhnya memiliki modal sumber daya karate yang kuat, mulai dari pelatih hingga wasit berlisensi nasional.
Bupati Rizal menargetkan kontribusi minimal enam hingga tujuh medali dari cabang karate pada PORPROV mendatang. Ia juga berkomitmen memberikan apresiasi khusus kepada atlet muda berprestasi. Selain itu, perhatian diberikan kepada tokoh-tokoh pendiri perguruan karate di Sulawesi Tengah yang telah berjasa merintis pembinaan olahraga ini di masa lalu.
Pengukuhan tersebut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sigi, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Sigi Minhar Tjeho, Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 1306/Kota Palu Kolonel Inf. Yudhi Hendro Prasetyo, perwakilan Kajari Sigi yakni Kasi Intelijen Resky Andri Ananda, S.H., M.H., serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sigi Ma’mun Maragau, S.Sos., MM.
Hadir pula pengurus FORKI Sulawesi Tengah, para tokoh pemerhati karate, dan sejumlah undangan lainnya dari unsur perguruan karate, KONI, serta pemerintah daerah Kabupaten Sigi. Rif






