SIGI, SULTENG – ONLINENEWS.ID// Dibalik gelaran Kejurda FORKI Kabupaten Sigi Tahun 2026 yang berlangsung di Gedung Kesenian RTH Taman Taiganja, Kalukubula, ada sosok yang menjalankan roda penyelenggaraan meski latar belakangnya justru jauh dari dunia karate.
Dialah Berke Karamoy, S.T., Ketua Panitia Pelaksana kejuaraan yang memperebutkan Piala Ketua FORKI Sigi ini. Di kepengurusan FORKI Sigi yang baru, ia juga menjabat Wakil Ketua II Bidang Organisasi. Namun sehari-hari, Karamoy bukanlah pesilat maupun praktisi bela diri, melainkan aparatur sipil yang berkantor sebagai staf sekretariat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sigi.
*”Saya orang di birokrasi, cuma hanya dikasih tanggung jawab oleh Ketua FORKI dan rekan-rekan untuk menjadi bagian daripada pengurus,”* ujarnya saat ditemui di sela acara.
Menurut Karamoy, kejurda ini merupakan kegiatan perdana yang digelar sejak kepengurusan FORKI Sigi yang baru terbentuk. Kejuaraan ini diikuti 225 atlet dari delapan kontingen perguruan, di antaranya INKAI, INKADO, dan KKI, mencakup 48 kategori kelas mulai dari kadet hingga junior. Ia menyebut kejuaraan ini sekaligus menjadi ajang pembibitan atlet muda Kabupaten Sigi untuk dipersiapkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Di tengah kesibukan mengorganisasi ratusan atlet cilik, Karamoy turut menitipkan pesan kepada para orang tua agar terus mengarahkan anak-anaknya pada kegiatan positif, termasuk olahraga karate, di tengah ancaman bahaya narkoba dan kekerasan seksual yang mengintai generasi muda. Ia menambahkan, prestasi olahraga yang diraih sejak dini kelak bisa turut membuka jalan bagi pendidikan maupun karier anak.
*”Semoga dengan dilaksanakannya kejuaraan daerah FORKI Kabupaten Sigi ini, memberikan masukan-masukan yang positif,”* katanya, berharap kegiatan ini mendorong lebih banyak anak muda Sigi terlibat dalam kegiatan positif ke depan.
_*Diolah dari keterangan Ketua Panitia Pelaksana Kejurda FORKI Sigi Berke Karamoy, S.T.*_
_*Reporter: Rif*_






