Geger Satpam di Kasihan Bantul Ditemukan Tewas Terduduk di Pos Jaga, Diduga Serangan Jantung

  • Whatsapp

BANTUL – ONLINENEWS.ID//Warga Perumahan di kawasan Sonosewu, Kalurahan Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul mendadak geger pada Kamis (2/7/2026) pagi. Hal ini dipicu oleh penemuan seorang petugas keamanan (satpam) berinisial AS (48) yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia secara misterius di dalam pos jaga tempatnya bekerja.

Peristiwa tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 09.00 WIB ketika sejumlah warga menaruh curiga lantaran lampu penerangan perumahan masih dalam kondisi menyala padahal hari sudah beranjak siang. Berawal dari kecurigaan itu, warga kemudian mendatangi pos satpam untuk memeriksa keadaan. Namun, sesampainya di lokasi, warga justru menemukan korban dalam posisi terduduk kaku di atas kursi dan sudah tidak memberikan respons saat dipanggil.

Muat Lebih

Melihat kondisi korban yang tidak bergerak, warga yang panik langsung meminta bantuan kepada seorang dokter yang kebetulan tinggal di lingkungan perumahan tersebut untuk melakukan pemeriksaan awal. Setelah dokter menyatakan bahwa korban sudah mengembuskan napas terakhirnya, warga bersama Ketua RT setempat segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kasihan guna penanganan lebih lanjut.

Merespons laporan cepat dari masyarakat, Piket Fungsi Polsek Kasihan yang dipimpin oleh Kanit Intelkam AKP Tono Wibowo langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Pihak kepolisian tidak datang sendiri, melainkan langsung berkoordinasi dengan menggandeng Tim Inafis Polres Bantul serta tim medis dari Puskesmas Kasihan II yang dipimpin oleh dr. Diana Dewi Hestia untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Berdasarkan hasil olah TKP dan pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh Tim Inafis bersama tim medis, petugas memastikan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. Di samping itu, dari estimasi medis, korban diperkirakan sudah meninggal dunia lebih dari empat jam sebelum akhirnya ditemukan oleh warga, dengan dugaan kuat akibat serangan jantung mendadak.

Saat dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Kapolsek Kasihan AKP Bhayu Wijatmoko membenarkan adanya peristiwa tersebut dan menegaskan bahwa penanganan jenazah sudah diselesaikan sesuai prosedur. Pihaknya juga langsung memfasilitasi penyerahan jenazah kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi dan pemeriksaan medis di lokasi selesai dilakukan.

“Setelah kami lakukan pemeriksaan bersama Tim Inafis dan Puskesmas, dipastikan tidak ada tanda penganiayaan dan korban diduga kuat mengalami serangan jantung. Saat ini jenazah sudah kami serahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Kleben, Pakuncen, Wirobrajan, Kota Yogyakarta,” kata AKP Bhayu Wijatmoko saat memberikan keterangan, Kamis (2/7/2026).

Selain itu, AKP Bhayu Wijatmoko juga memberikan imbauan mendalam kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap waspada dan tanggap terhadap kondisi lingkungan sekitar. Pihaknya meminta warga untuk tidak ragu-ragu dalam memanfaatkan jalur komunikasi dengan aparat berwajib jika menemui situasi darurat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian serupa atau melihat situasi yang memerlukan penanganan cepat dari kepolisian. Dengan laporan yang cepat, kami bisa segera mengambil langkah-langkah penanganan yang tepat sesuai prosedur demi kenyamanan bersama,” pungkas Kapolsek Kasihan.

Hingga seluruh rangkaian proses evakuasi dan olah TKP selesai dilaksanakan, situasi di sekitar lokasi perumahan terpantau kembali kondusif. Proses penanganan oleh pihak kepolisian pun dipastikan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa ada kendala di lapangan. Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *