Mati Mesin di Tengah Laut, Tim SAR Morowali Cari Nelayan yang Hilang Kontak

  • Whatsapp

MOROWALI, SULTENG – ONLINENEWS.ID//Tim SAR Pos Morowali bergerak cepat mencari Mustakim (56), seorang nelayan yang belum kembali setelah melaut di perairan Desa Topogaro, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Korban hilang kontak sejak Senin malam setelah sempat melaporkan kerusakan mesin perahunya.

Laporan kejadian disampaikan oleh Siswanto kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, Mustakim berangkat melaut pada Senin, 29 Juni 2026 sekitar pukul 02.00 WITA menuju perairan Topogaro untuk mencari ikan, sesuai aktivitas rutin yang biasa dijalaninya.

Muat Lebih

Korban biasanya kembali ke darat sekitar pukul 12.00 WITA. Pada pukul 18.53 WITA, korban sempat berkomunikasi dengan istrinya dan menyampaikan bahwa perahu yang digunakannya mengalami mati mesin di Perairan Topogaro. Sejak komunikasi tersebut, korban tidak dapat lagi dihubungi.

Pihak keluarga bersama rekan nelayan dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian mandiri, namun belum membuahkan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Morowali untuk meminta bantuan pencarian resmi.

Lokasi terakhir korban diperkirakan berada di perairan Desa Topogaro pada koordinat 2°14’51.43″S – 121°50’26.02″E, sekitar 21 mil laut dengan arah timur laut dari Pos SAR Morowali.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Morowali bergerak pada Selasa, 30 Juni 2026 pukul 06.13 WITA menuju lokasi kejadian menggunakan truk personel dengan membawa perahu karet beserta peralatan pendukung operasi SAR.

Operasi pencarian melibatkan sinergi berbagai pihak, meliputi Tim Rescue Pos SAR Morowali, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali, pemerintah desa setempat, pihak keluarga, dan masyarakat sekitar. Peralatan yang dikerahkan mencakup perahu karet, peralatan navigasi, perlengkapan water rescue, alat komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.

Hingga berita ini diturunkan, Mustakim masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR terus menyisir area perairan sesuai rencana operasi untuk menemukan keberadaan korban.

Basarnas mengimbau kepada para nelayan untuk senantiasa melengkapi diri dengan alat komunikasi yang memadai serta melakukan pengecekan kondisi mesin perahu sebelum melaut, guna meminimalkan risiko kejadian serupa di laut.

Perkembangan operasi pencarian akan dilaporkan secara berkala.(**) Rif

*Kontak Darurat Basarnas Palu:*
Jalan Elang No.12, Birobuli Utara, Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Telepon: (0451) 481110 | WhatsApp: 08114481115
Emergency Call: 115
Website: www.palu.basarnas.go.id
Email: kantorsarpalu@yahoo.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *