Dibangun 37 Hari, Jembatan Perintis Garuda Akhiri Isolasi Puluhan Tahun Warga Polewali Mandar

  • Whatsapp

POLEWALI MANDAR, SULBAR – ONLINENEWS.ID//Hanya dalam 37 hari, Kodim 1402/Polman bersama masyarakat berhasil menuntaskan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang membentang sepanjang 45 meter di atas Sungai Bulu Bawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Jembatan yang selama bertahun-tahun dinantikan warga itu akhirnya diresmikan pada Kamis, 25 Juni 2026.

Peresmian dilakukan langsung oleh Panglima Kodam (Pangdam) XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar, didampingi Bupati Polewali Mandar H. Samsul Mahmud dan Danrem 142/Tatag Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M. Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Polewali Mandar serta para Pejabat Utama Kodam XXIII/Palaka Wira.

Muat Lebih

Jembatan ini menghubungkan Dusun Bulu Bawang, Desa Patampanua, Kecamatan Matakali dengan Kelurahan Manding, Kecamatan Polewali — dua wilayah yang selama ini terpisah dan membuat warga harus memutar jauh hanya untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Bupati H. Samsul Mahmud menyampaikan apresiasi kepada Pangdam XXIII/Palaka Wira beserta jajaran Korem 142/Tatag dan Kodim 1402/Polman atas kontribusi nyata dalam menghadirkan infrastruktur yang begitu lama dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan ini sekaligus membuka peluang peningkatan di sektor ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan secara bersamaan.

Pangdam Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini adalah wujud nyata pelaksanaan arahan Presiden Republik Indonesia dalam mempercepat pembangunan infrastruktur untuk membuka keterisolasian wilayah. “Melalui pembangunan jembatan ini, akses masyarakat menjadi lebih mudah, aktivitas ekonomi semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih cepat, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan dapat dijangkau dengan lebih baik. Pada intinya, kami melaksanakan perintah Bapak Presiden untuk membuka akses masyarakat sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat semakin maju,” ujarnya.

Di hadapan warga yang hadir, Pangdam juga melantunkan pantun yang disambut antusias. “Burung Garuda terbang perkasa, hinggap sejenak di pohon meranti. Jembatan Garuda berdiri menyambung desa, menghubungkan hati dan membangun negeri Polewali Mandar,” ucapnya, disambut tepuk tangan masyarakat.

Pangdam berharap jembatan tersebut dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat serta aparat kewilayahan agar manfaatnya dapat terus dirasakan secara berkelanjutan.

__Diolah dari keterangan Penerangan Kodam XXIII/Palaka Wira-Rif_

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *