Geliat Operasional Koperasi Merah Putih di Wonogiri Mulai Dinikmati Warga, Stok Terbatas

  • Whatsapp

WONOGIRI – ONLINENEWS.ID// Aktivitas operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Wonogiri mulai menunjukkan geliat positif. Dua gerai di Kecamatan Jatisrono, yakni KDKMP Desa Gunungsari dan Desa Watangsono, telah resmi menjalankan kegiatan usaha sejak beberapa pekan setelah mendapat pendampingan intensif dari PT Agrinas.(24/06/2026)

‎salah satu pengurus KDKMP Desa Gunungsari Hary, mengungkapkan bahwa seluruh aktivitas operasional gerai saat ini berjalan lancar berkat dukungan penuh dari pihak Agrinas. “Berbagai kebutuhan operasional telah difasilitasi oleh perusahaan pendamping tersebut,” tuturnya.

‎Namun demikian, pengurus koperasi menghadapi kendala utama berupa keterbatasan stok barang. Beberapa kebutuhan pokok masyarakat yang dijual di gerai sering habis sebelum pasokan baru tiba. Pengurus mengaku belum diberi kewenangan penuh untuk mengambil keputusan mandiri dalam pengadaan barang, sehingga harus menunggu pengiriman dari Agrinas sesuai pengajuan yang diajukan.

‎“Untuk operasional gerai saat ini mendapat dukungan penuh dari Agrinas. Namun barang-barang yang dikirim untuk dijual di gerai koperasi belum maksimal, walaupun KDKMP diresmikan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto sejak Sabtu (16/5/2026) lalu,” tambah Hary.

Hal ‎senada juga disampaikan Bayu, pengurus KDKMP Desa Watangsono, menyatakan pihaknya masih menjalankan operasional sesuai regulasi dan arahan dari Agrinas sambil menunggu penunjukan manajer resmi. “Sementara ini kami berjalan apa adanya sesuai regulasi aturan dari Agrinas sambil menunggu manager yang ditugaskan di koperasi kami.

Desa Watangsono sebelumnya sudah menjalankan koperasi sejak beberapa tahun lalu, maka kami berterima kasih atas fasilitasi gedung dan penunjang operasional lainnya,” ucap Bayu saat ditemui rekan media Senin (22/6/2026).

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa pasokan barang di gerai-gerai KDKMP Merah Putih di Wonogiri belum sepenuhnya memadai. Meski sudah diresmikan beberapa waktu lalu, stok bahan baku kebutuhan masyarakat kerap menipis. Akibatnya, sebagian warga terpaksa membeli kebutuhan sehari-hari di luar gerai koperasi.

‎Pengurus koperasi berharap pendampingan dari PT Agrinas dapat semakin optimal, termasuk percepatan pasokan barang dan pemberian ruang yang lebih luas bagi pengurus lokal untuk mengelola gerai secara mandiri di masa mendatang. Keberhasilan KDKMP ini diharapkan dapat menjadi modal pemberdayaan ekonomi desa di wilayah Wonogiri.

Sgno2t/PJW

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *