BULOG DIY Percepat Penyaluran Bantuan Pangan, Gelontorkan SPHP dan Minyakita untuk Menjaga Stabilitas Harga Pangan

  • Whatsapp

YOGYAKARTA – ONLINENEWS.ID//Perum BULOG Kantor Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta terus memperkuat langkah stabilisasi pangan melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras, penggelontoran Beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta distribusi Minyakita guna menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari upaya pengawasan dan pengendalian harga pangan, pada Minggu (7/6), Pemimpin Perum BULOG Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, didampingi Manager Pengadaan Meitha bersama Satgas Pangan Polda DIY, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian DIY, serta petugas pencatat harga pasar melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar tradisional, di antaranya Pasar Prawirotaman dan Pasar Beringharjo.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan pokok, memonitor perkembangan harga di tingkat pedagang, serta memastikan efektivitas program stabilisasi pangan yang dijalankan pemerintah.

Dari hasil pemantauan tersebut, harga beras terpantau stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp13.500 per kilogram untuk beras medium. Selain itu, ketersediaan Minyakita di tingkat pengecer juga terpantau aman dengan harga yang masih berada dalam rentang HET yang ditetapkan pemerintah.

Di sela-sela kegiatan pemantauan, Dedi Aprilyadi menyampaikan bahwa stok beras yang dikelola BULOG saat ini berada pada level yang sangat kuat.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola BULOG Kanwil Yogyakarta mencapai sekitar 244 ribu ton. Jumlah ini sangat memadai untuk mendukung program bantuan pangan, penyaluran SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di wilayah kerja kami,” ujar Dedi.

Secara nasional, Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa stok beras yang dikelola BULOG telah mencapai sekitar 5,3 juta ton, menjadi salah satu cadangan beras pemerintah terbesar dalam sejarah pengelolaan pangan nasional. Stok tersebut dipersiapkan untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk Bantuan Pangan Beras, SPHP, serta langkah-langkah stabilisasi harga di seluruh Indonesia.

Sampai dengan 7 Juni 2026, realisasi penyaluran Bantuan Pangan di wilayah kerja BULOG Kanwil Yogyakarta telah mencapai sekitar 83 persen dari target yang ditetapkan pemerintah. Penyaluran terus dipercepat agar seluruh penerima manfaat dapat menerima bantuan tepat waktu dengan target penyelesaian hingga akhir Juni 2026.

Percepatan penyaluran bantuan pangan tersebut diyakini memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Selain penyaluran bantuan pangan, BULOG Kanwil Yogyakarta terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP melalui berbagai saluran distribusi resmi seperti pasar tradisional, Gerakan Pangan Murah (GPM), kios pangan, dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Tidak hanya beras, BULOG juga terus melaksanakan penugasan pemerintah dalam penyaluran Minyakita. Hingga saat ini, Minyakita disalurkan melalui pasar-pasar tradisional yang menjadi lokasi pencatatan SP2KP serta melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang tersebar di seluruh wilayah DIY, Banyumas, dan Magelang. Penyaluran tersebut bertujuan menjaga keterjangkauan harga minyak goreng sekaligus memastikan masyarakat memperoleh pasokan yang cukup.

“Beras SPHP dan Minyakita merupakan instrumen strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan. Oleh karena itu, distribusinya terus kami percepat dan perluas agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat,” tambah Dedi.

Pemerintah menilai kombinasi antara penyaluran Bantuan Pangan, distribusi Beras SPHP, dan penyaluran Minyakita merupakan langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar. Dengan dukungan stok yang kuat dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan maupun potensi gejolak harga.

BULOG juga memastikan seluruh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola saat ini berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung berbagai kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang. Stok beras maupun Minyakita dalam kondisi aman dan distribusi terus berjalan. BULOG bersama Badan Pangan Nasional, pemerintah daerah, Satgas Pangan, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga pangan tetap stabil serta kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” tutup Dedi Aprilyadi. Red

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *