SIGI,SULTENG -ONLINENEWS.ID//Jumat pagi(22/05/2026), pukul sembilan kurang. Iptu Rusman sudah di jalan.
Kapolsek Dolo itu tidak sendirian. Seluruh anggotanya ikut — Kanit Patroli, Kasium, tiga Bhabinkamtibmas dari Desa Pesaku, Mantikole, dan Balumpewa. Mereka bergerak ke Kecamatan Dolo Barat, membawa paket beras.
Tujuannya dua titik: Dusun 3 Desa Mantikole dan Dusun 2 Desa Pesaku. Warganya bukan yang mudah terlihat dari jalan besar — para lansia dan warga berkebutuhan khusus yang kesehariannya berlangsung jauh dari sorot perhatian mana pun.
Personel Polsek Dolo datang ke pintu rumah warga. Bukan untuk mendata. Bukan untuk menertibkan. Mereka mampir, menyerahkan beras, dan memastikan penghuninya masih baik-baik saja.
Kegiatan ini bagian dari program Sarkon — Sarana Komunikasi — yang dijalankan Polsek Dolo bersama Bhabinkamtibmas setempat. Kali ini semua personel ikut. Kapolsek memimpin langsung.
Beras memang bisa dibeli di warung. Tapi ada yang repot-repot datang mengantarkan ke depan pintu — dan itu tidak sama.
Pukul 10.00 WITA, selesai. Satu jam. Laporan resminya menutup dengan kalimat pendek: kondisi aman.
Kalimat itu terdengar biasa. Padahal di baliknya ada kenyataan kecil yang tidak selalu terjadi — beberapa orang yang terbiasa tidak dihitung, hari itu dihitung.Rif






