TANGAN MANUSIA TIDAK AKAN SANGGUP MENGHENTIKAN PERANG ISRAEL-PALESTINA

  • Whatsapp

PERANG merupakan bahasa fisik permusuhan. Perang paling awal dimulai dari pembunuhan Habil oleh Qabil, karena persembahan Qabil ditolak. Perang permanen yang sulit dihentikan adalah perangnya Palestina melawan Israel.

Adu rudal antar kedua bangsa yang berselisih tidak akan bisa dihentikan oleh siapa pun dengan dalih apa pun, karena benih permusuhan antar manusia itu memang menjadi sebuah ketetapan.

Muat Lebih

Benih permusuhan antar manusia telah tertulis sejak Adam dan Hawa tertipu, dan keduanya kemudian diperintahkan untuk turun ke bumi.

“Turunlah kamu! Sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain,” dikutip dari Al-Baqarah Ayat 36.

Indonesia memang ada alasan untuk mencampuri urusan Palestina Israel karena diktum ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial.

Indonesia simpati, prihatin atau apa pun namanya adalah tidak keliru tetapi perlu dipikir, bahwa urusan sendiri dalam negeri saja belum beres.

Apakah perang dengan kelompok pemberontak bersenjata di Papua sudah diselesaikan secara manusiawi? Sebutlah menghindari perang saudara saja belum fasih, kok maunya mendamaikan Palestina Israel.

Menjadi tidak salah ketika mantan Kepala BIN Am Hendro Priyono menyatakan bahwa konflik Palestina-Israel bukan urusan Indonesia.

Secara hakiki perang mereka telah berada di garis ketetapan, jadi bukan lagi merupakan ranah manusia, tetapi menjadi kewenangan yang membuat manusia. (Bambang Wahyu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *