Sarasehan Sehari GP3M Rumuskan Brand Kuliner Gunungkidul

  • Whatsapp
Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) melaksanakan sarasehan sehari, Rabu (7/8) untuk merumuskan Brand Kuliner Gunungkidul. (Foto: wahyu/OnlineNews)

GUNUNGKIDUL-Bahron Rosyid, Kepala Dinas Pendididan Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Gunungkidul menyatakan, perempuan warga peserta program Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mandiri (GP3M) melaksanakan sarasehan sehari, Rabu (7/8) untuk merumuskan Brand Kuliner Gunungkidul.

Bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Siyono Harjo, sarasehan dihadiri Wakil Bupati Gunungkidul, Dr. Immawan Wahyudi, Rektor UNY Prof. Dr. Sutrisno Wibowo, M Pd. dan Dr. Abdul Khahar M.Pd. Direktur Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kemdikbud.

Muat Lebih

Dalam laporan singkat, Baron menyatakan, Disdikpora membina 300 ibu-ibu muda kategori kreatif, yang arahnya agar mampu mengimbangi perkembangan dunia wisata Gunungkidul.

“Kami berfikir keras, agar ibu-ibu mampu menghasilkan pruduk kuliner brand Gunungkidul. Artinya, Wisatawan yang berkunjung, ketika pulang membawa buahtangan khas Bumi Handayani.

Brand seperti apa, demikian Baron menyatakan, kami masih mencari dan merumuskannya. Untuk keperluan itu, maka sarasehan GP3M dilkasanakan.

Abdul Khahar berkalung bunga didampingi Rektor UNY (Foto: Wahyu/OnlineNews)

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Abdul Khahar M.Pd. menggarisbawahi, peran perempuan dalam konteks ketahanan pangan sangat strategis.

Tidak salah, tutur Khahar, kalau Gunungkidul bergerak ke arah diversivikasi kuliner untuk mendunkung dinamika pariwisata.

Sarasehan dimulai jam 11.45 WIB. Sebelumnya, dalam pembukaan, tamu undangan disuguhi aneka hiburan. Yang paling memukau adalah wayang bocah, yang diperagakan anak-anak PAUD. (Wahyu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *