Operasi SAR Enam Pendaki Tersesat Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

  • Whatsapp

PALU, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS. ID. , Senin, 13 April 2026//Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu melalui USS Ampana melaksanakan Operasi SAR terhadap enam orang pendaki yang dilaporkan tersesat di Gunung Lamari, Desa Saluaba, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah.

Informasi kejadian diterima dari Ibu Anti (pihak keluarga) pada Minggu, 12 April 2026 pukul 22.05 wita.

Muat Lebih

Berdasarkan laporan tersebut, enam orang pendaki berangkat menuju Gunung Lamari pada pukul 08.40 wita untuk kegiatan rekreasi. Sesuai rencana, para pendaki dijadwalkan kembali pada pukul 17.00 wita, namun hingga malam hari belum kembali dan tidak dapat dihubungi. Upaya pencarian awal oleh keluarga dan masyarakat setempat belum membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan ke USS Ampana untuk meminta bantuan SAR.

Lokasi kejadian berada di Gunung Lamari, Desa Saluaba, Kecamatan Ampana, Kabupaten Tojo Una-Una, Provinsi Sulawesi Tengah, dengan koordinat LKP 0°57’25.62″S 121°35’39.14″E, heading 165° arah selatan dari USS Ampana dengan jarak lurus sekitar 10 km dan waktu tempuh ±30 menit.

Tim Rescue USS Ampana tiba di lokasi pada pukul 22.50 wita dan segera melaksanakan operasi pencarian. Pada pukul 00.12 wita, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan enam orang korban dalam kondisi selamat di koordinat 0°57’36.5″S – 121°35’58.4″E, sekitar 1 km dari puncak Gunung Lamari. Selanjutnya seluruh korban dievakuasi menuju Pos Registrasi.

Pada pukul 01.00 wita, tim SAR Gabungan tiba di Pos Registrasi dan langsung menyerahkan korban kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya seluruh korban dalam kondisi selamat, Operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat kembali ke instansi masing-masing.

Data Korban:
1. Bilal
2. Ramdan
3. Andika
4. Kodin
5. Fahmi
6. Fatur

Seluruh korban berjumlah enam orang dan ditemukan dalam kondisi selamat.

Unsur SAR yang Terlibat:
1. Tim Rescue USS Ampana
2. Bhabinkamtibnas
3. Pemerintah Desa
4. Masyarakat setempat

Alat Utama yang Digunakan:
1. Rescue Car
2. Peralatan Navigasi
3. Peralatan Jungle
4. Peralatan Komunikasi
5. Palsar Medis
6. Palsar Evakuasi

(Rif)

Sumber: Muh. Rizal, S.H.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *