Tim SAR Parigi Selamatkan Dua Nelayan yang Hilang Kontak Empat Hari di Perairan Bantaya Parigi Moutong

  • Whatsapp

PARIMO, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS.ID//Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi dua nelayan yang hilang kontak selama empat hari di perairan Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kedua nelayan ditemukan dalam kondisi selamat dan telah diserahkan kepada keluarga.

Laporan kehilangan diterima dari Ading, pihak keluarga korban, pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 07.12 WITA. Kedua nelayan dilaporkan berangkat melaut menggunakan perahu katinting pada Selasa, 10 Maret 2026 sekitar pukul 13.00 WITA menuju lokasi memancing di perairan Kelurahan Bantaya dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Menurut kebiasaan, kedua nelayan hanya memancing selama satu malam dan akan kembali ke desa keesokan paginya. Namun hingga hari keempat, keduanya tidak kembali dan hilang kontak.

Muat Lebih

Keluarga dan pemerintah setempat telah melakukan pencarian mandiri namun tidak membuahkan hasil, kemudian melaporkan kejadian ke Pos SAR Parigi untuk meminta bantuan. Lokasi kejadian berada di perairan Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, pada koordinat 0°49’4.21″S – 120°53’34.69″E, berjarak 44 mil laut arah tenggara dari Pos SAR Parigi dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit.

Merespons laporan tersebut, pada pukul 10.44 WITA, Tim Rescue Pos SAR Parigi bersama unsur potensi tiba di lokasi dan melaksanakan briefing untuk memastikan kesiapan tim, peralatan, pembagian tugas, serta petunjuk keselamatan kerja sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) Basarnas.

Pencarian membuahkan hasil. Pada pukul 11.25 WITA, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban dalam kondisi selamat pada koordinat 0°32’37.80″S – 120°26’40.90″E, berjarak 31 mil laut arah barat laut dari lokasi kejadian yang dilaporkan. Kedua nelayan segera dievakuasi menuju Kelurahan Bantaya, Kecamatan Parigi.

Pada pukul 12.25 WITA, tim SAR gabungan bersama kedua korban tiba di Kelurahan Bantaya. Gilang (21 tahun) dan Agil (19 tahun) kemudian diserahkan kepada keluarga yang telah menanti dengan penuh harap.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, SH., menyatakan bahwa operasi ini menunjukkan pentingnya koordinasi cepat dan kerja sama antar-institusi dalam penyelamatan jiwa di laut.

Operasi pencarian melibatkan koordinasi Tim Rescue Pos SAR Parigi, TNI AL, Polair Polres Parigi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pusat Pengendalian Operasi (PSC), pemerintah desa, dan masyarakat setempat. Tim dilengkapi dengan rescue car, ambulans, perahu nelayan, peralatan water rescue, peralatan komunikasi, perlengkapan medis, dan peralatan evakuasi.

Dengan berhasilnya penemuan kedua korban dalam kondisi selamat, operasi SAR dinyatakan selesai pada pukul 12.40 WITA dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur potensi SAR dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas kerja sama dalam pelaksanaan operasi.

Basarnas kembali mengingatkan kepada para nelayan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kelayakan kapal, serta melengkapi diri dengan alat komunikasi dan peralatan keselamatan yang memadai guna meminimalkan risiko hilang kontak di laut.(**) Rif

Kontak Darurat Basarnas Palu:
Jalan Elang No.12, Birobuli Utara, Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah
Telepon: (0451) 481110 | Faksimile: (0451) 481009
Emergency Call: 115
Website: www.palu.basarnas.go.id
Email: kantorsarpalu@yahoo.co.id

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *