PALU, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS.ID//Satuan Tugas (Satgas) Preventif Operasi Ketupat Tinombala 2026 Polda Sulawesi Tengah terus meningkatkan intensitas pengamanan di titik-titik vital Kota Palu. Langkah ini diambil guna menjamin kenyamanan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa serta aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan.
Kegiatan diawali dengan Apel Kesiapan pada Jumat (13/03/2026) yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Preventif Ops Ketupat Tinombala 2026 Kompol I Made Muliarsana, S.H. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat dengan prinsip “Siap Terlihat dan Bermanfaat”.
Sebanyak 40 personel dikerahkan yang terbagi dalam tiga unit kerja lapangan (Subsatgas). Fokus utama pengamanan menyasar Masjid Raya Baitul Khairaat Palu untuk memberikan rasa tenang bagi jamaah yang melaksanakan ibadah.
Selain rumah ibadah, petugas juga menyambangi kawasan padat pengunjung seperti Pasar Masomba dan Palu Grand Mall. Di lokasi tersebut, personel melakukan patroli dialogis dengan para pedagang, pengunjung, hingga juru parkir guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan memastikan kelancaran arus lalu lintas.
Kasatgas Humas Operasi Ketupat Tinombala 2026, Kompol Reky P.H. Moniung, S.H., menjelaskan bahwa penebalan pengamanan ini merupakan bentuk respons Polri terhadap peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Fokus utama kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat, baik yang sedang melaksanakan ibadah di Masjid, maupun warga yang beraktivitas di pusat ekonomi seperti Pasar Masomba dan Palu Grand Mall,” ujar Kompol Reky dalam keterangan resminya
Tak hanya itu, pengamanan ketat juga dilakukan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri. Patroli rutin di area bandara bertujuan memberikan rasa aman bagi para pengguna jasa penerbangan yang mulai mengalami peningkatan mobilitas menjelang penghujung bulan Ramadan.
Polda Sulawesi Tengah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas seperti curanmor dengan memastikan kendaraan terkunci ganda saat ditinggal belanja atau beribadah.dan segera melapor kepada petugas kepolisian terdekat jika menemukan hal-hal yang mencurigakan.(**) Rif






