GUNUNGKIDUL – MEDIA ONLINENEWS.ID//Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Gunungkidul dalam beberapa minggu terakhir mengakibatkan terjadinya tanah longsor di wilayah Padukuhan Jatisari RT 01 RW 02, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong, pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.
Longsoran berasal dari sebuah bukit setinggi kurang lebih 25 meter yang didominasi material bebatuan. Material longsor tersebut menutup badan jalan raya yang menghubungkan Semin dengan Ponjong sehingga untuk sementara waktu jalur tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
Sejumlah pejabat dan petugas langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan dan penanganan. Turut hadir di lokasi antara lain Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, anggota DPRD Gunungkidul Lazarus Arintoko, Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Purwono, Panewu Ponjong Asih Tri Wahyuni, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Lurah Sawahan Suwarto, serta unsur TNI–Polri dan masyarakat setempat.
Bukit yang mengalami longsor diketahui milik seorang warga bernama Sutilah yang beralamat di Padukuhan Plarung, Kalurahan Sawahan, Kapanewon Ponjong.
Pengamanan dan penanganan di lokasi berada di bawah kendali Kapolsek Ponjong Kompol Hendra Prastawa bersama personel Polsek Ponjong, Koramil Ponjong, BPBD, serta masyarakat sekitar. Aparat melakukan pengamanan area sekaligus membantu proses penanganan material longsoran yang menutup akses jalan.
Berdasarkan analisa awal, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi geografis wilayah Padukuhan Jatisari yang berupa perbukitan juga menjadi faktor yang meningkatkan kerawanan terjadinya longsor.
Petugas mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan longsor susulan, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi. Bhabinkamtibmas bersama perangkat kalurahan juga telah memberikan imbauan kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor apabila terdapat tanda-tanda pergerakan tanah di sekitar permukiman.
Saat ini pemerintah kalurahan bersama BPBD dan instansi terkait masih melakukan koordinasi untuk penanganan lebih lanjut serta upaya membuka kembali akses jalan Semin–Ponjong yang tertutup material longsoran.
[Redaksi]






