PALU, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS.ID//Sebuah momen yang tampak sederhana namun menyimpan pesan yang kuat terpancar dari acara Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan Kodam XXIII/Palaka Wira di area lapangan tenis Kodam, Palu, Rabu sore (4/3/2026). Di antara deretan kursi para tamu undangan yang hadir, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol. Endi Sutendi dan Wakapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf tampak hadir bersama secara lengkap dalam satu waktu dan satu tempat yang sama ..
Kehadiran dua pucuk pimpinan Polda Sulawesi Tengah secara bersamaan dalam acara yang digagas Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar ini bukan peristiwa yang bisa dipandang sebelah mata. Dalam kesibukan tugas yang menuntut kehadiran di berbagai lini secara bersamaan, momen ketika Kapolda dan Wakapolda hadir bersama dalam satu acara yang sama menjadi cerminan nyata dari sebuah relasi kelembagaan yang sehat — relasi yang dibangun bukan atas dasar kewajiban protokoler semata, melainkan atas dasar ketulusan dalam menjalin silaturahmi lintas institusi.
Buka puasa bersama dalam suasana Ramadhan 1447 H memang menjadi bingkai yang paling tepat untuk mempertemukan dua institusi pilar negara ini dalam nuansa yang hangat dan penuh keikhlasan. Namun di balik kehangatan itu, tersimpan substansi yang sesungguhnya jauh lebih strategis. TNI dan Polri adalah dua kekuatan utama yang dalam menjalankan tugas-tugas tertentu senantiasa saling menopang dan saling melengkapi — baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, maupun dalam menghadapi tantangan-tantangan kebangsaan yang sewaktu-waktu dapat hadir di bumi Sulawesi Tengah.
Ketika para pimpinan kedua institusi ini mampu duduk bersama dalam kebersamaan yang tulus, pesan yang mengalir ke seluruh jajaran di bawahnya pun menjadi terang dan kuat — bahwa soliditas bukan sekadar jargon, melainkan sebuah komitmen yang dihidupi dari puncak kepemimpinan hingga ke seluruh lapisan satuan.
Dampak dari kebersamaan semacam ini sesungguhnya tidak berhenti pada tembok institusi masing-masing. Ia mengalir keluar, menyentuh masyarakat Sulawesi Tengah yang sehari-hari merasakan langsung bagaimana kualitas koordinasi antara TNI dan Polri tercermin dalam situasi keamanan dan ketentraman di lingkungan mereka. Masyarakat yang menyaksikan dua institusi penjaga negeri ini bersinergi dengan harmonis akan merasakan dampaknya secara nyata — rasa aman yang tumbuh bukan dari ketakutan, melainkan dari kepercayaan.
Lebih dari itu, momentum Ramadhan yang penuh berkah ini diharapkan menjadi titik pijak bagi terbangunnya sebuah tradisi yang lebih bermakna. Silaturahmi yang terjalin antara Kodam XXIII/Palaka Wira dan Polda Sulawesi Tengah sudah selayaknya tidak berhenti sebagai rutinitas tahunan yang lahir dan pergi bersama bulan puasa. Ia diharapkan bertumbuh menjadi sebuah habit — kebiasaan yang mengakar kuat, yang terus dijaga dan diwariskan oleh setiap generasi pimpinan kedua institusi, sebagai fondasi sinergitas yang kokoh demi Sulawesi Tengah yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Di meja buka puasa Kodam XXIII/Palaka Wira itulah, tanpa pidato yang panjang dan tanpa deklarasi yang formal, TNI dan Polri Sulawesi Tengah telah membuktikan satu hal yang paling mendasar — bahwa soliditas sejati tidak memerlukan panggung. Ia cukup hadir dalam ketulusan duduk bersama, berbagi hidangan, dan menyatukan hati di bawah naungan bulan suci yang penuh rahmat. (Rif)






