Irsan Sosiawan Dorong Pengembangan Geothermal Berbasis Kompetensi dan Kesejahteraan Masyarakat

  • Whatsapp

JAWA BARAT – MEDIA ONLINENEWS.ID//Provinsi Jawa Barat dikenal sebagai salah satu daerah dengan potensi energi panas bumi (geothermal) terbesar di Indonesia. Potensi ini menjadi andalan dalam mendorong transisi energi nasional menuju sumber energi bersih dan berkelanjutan.

Menanggapi besarnya peluang tersebut, Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan, mengingatkan agar proses eksplorasi dilakukan secara hati-hati dan hanya melibatkan perusahaan yang benar-benar memiliki kapasitas teknis dan finansial yang memadai.

Muat Lebih

“Geothermal ini adalah energi bersih, tetapi biaya eksplorasinya sangat mahal dan risikonya tinggi, hampir seperti eksplorasi minyak. Kita sudah melihat ada perusahaan seperti Star Energy Geothermal yang membuktikan produksinya dan memberi manfaat bagi masyarakat. Ke depan, perusahaan lain yang ingin mengelola potensi ini harus kompetitif serta sejalan dengan rencana transmisi yang disiapkan oleh PT PLN (Persero),” ujar Irsan di sela Rapat Kunjungan Kerja Reses bersama PLN UID Jawa Barat.

Politisi Fraksi Partai NasDem tersebut menegaskan bahwa proyek geothermal bukan ruang eksperimen bagi perusahaan yang tidak berpengalaman. Menurutnya, kegagalan eksplorasi tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat menghambat target ketahanan energi nasional.

“Jangan sampai izin diberikan kepada perusahaan yang hanya bermodal coba-coba. Eksplorasi geothermal membutuhkan teknologi, pengalaman, serta manajemen risiko yang matang. Jika gagal, kerugian negara dan investor tidak kecil,” tegasnya.

Selain menyoroti aspek teknis dan ekonomi, Irsan juga menekankan pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR). Ia mengingatkan bahwa perusahaan tidak bisa beroperasi tanpa dukungan masyarakat sekitar.

“Perusahaan tidak mungkin berjalan sendiri tanpa masyarakat. Karena itu, warga harus dilibatkan dan merasakan langsung manfaatnya. Program CSR sangat penting, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun pemberdayaan ekonomi, guna meningkatkan kesejahteraan sekaligus menjaga kelestarian alam,” ungkapnya.

Menurut Irsan, pengembangan geothermal di Jawa Barat harus menjadi contoh bagaimana energi bersih tidak hanya mendukung transisi energi nasional, tetapi juga memperkuat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan, potensi panas bumi Jawa Barat diyakini dapat menjadi pilar penting menuju kemandirian energi Indonesia. (Pdtry/Ade)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *