PALU, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS.ID//Suasana haru bercampur kebanggaan memenuhi Lapangan Markas Yonif 711/Raksatama, Jalan Emy Saelan, Kota Palu, Minggu (22/2). Panitia Penerimaan Kodam XXIII/Palaka Wira resmi mengumumkan hasil seleksi Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Dari 115 calon siswa yang mengikuti rangkaian seleksi, sebanyak 72 orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahap pendidikan.
Kelulusan ini menjadi momen yang membanggakan, tidak hanya bagi para casis, tetapi juga bagi orang tua dan keluarga yang selama ini memberikan dukungan penuh. Air mata haru dan pelukan hangat mewarnai lapangan pada pagi hari tersebut sebagai ungkapan syukur atas hasil perjuangan yang tidak datang dengan mudah.
Di antara 72 casis yang lulus, terdapat lima pemuda yang perjalanannya mencerminkan semangat pantang menyerah yang sesungguhnya. Mereka datang dari keluarga sederhana berlatar belakang petani, berasal dari berbagai daerah seperti Luwuk Banggai, Kabupaten Sigi, hingga wilayah lain di sekitar Sulawesi Tengah. Untuk mencapai titik ini, sebagian dari mereka bahkan harus melewati tiga, lima, hingga sepuluh kali percobaan sebelum akhirnya berhasil.
Seluruh persiapan — baik fisik maupun materi — mereka lakukan secara mandiri, tanpa bimbingan latihan formal, dan tanpa mengeluarkan biaya apapun selain keringat dan ketekunan mereka sendiri.
Proses seleksi yang telah berlangsung secara transparan dan objektif di bawah pengawasan Kodam XXIII/Palaka Wira dan tim pusat Mabesad membuktikan bahwa kelulusan ini sepenuhnya diraih berdasarkan kemampuan. Tidak ditemukan adanya pungutan biaya maupun praktik tidak terpuji sepanjang proses berlangsung.
Para casis yang dinyatakan lulus selanjutnya akan mengikuti pendidikan Secaba di Makassar sebagai tahapan berikutnya dalam proses pembentukan mereka menjadi Bintara TNI Angkatan Darat yang profesional dan berintegritas.
Kodam XXIII/Palaka Wira menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti proses seleksi dengan tertib dan sportif, serta kepada para keluarga yang telah memberikan dukungan penuh. Bagi casis yang belum berhasil pada seleksi kali ini, pintu pengabdian tetap terbuka. Tekad, kerja keras, dan kesiapan diri adalah modal utama yang sesungguhnya. Rif






