SIGI, SULTENG – MEDIA ONLINENEWS.ID//Memasuki tahun 2026, kekuatan darat Indonesia diprediksi akan mengalami lonjakan signifikan. PT Pindad sebagai produsen kendaraan tempur nasional kini berada dalam tahap finalisasi produksi dan distribusi 23 unit Pandur II 8×8 Fire Support Vehicle (FSV) untuk TNI Angkatan Darat.
Langkah ini bukan sekadar penambahan alutsista biasa, melainkan bukti nyata kemandirian industri pertahanan Indonesia di kancah global. Data menunjukkan bahwa dari 23 unit yang diproduksi, sebanyak 18 unit varian Infantry Fighting Vehicle (IFV) diprioritaskan untuk misi perdamaian dunia di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) pada periode 2025-2026.
*Pandur II 8×8: Platform Tempur Modern Berstandar Global*
Pandur II 8×8 adalah kendaraan tempur roda delapan (8×8) yang diproduksi PT Pindad melalui lisensi dari General Dynamics European Land Systems (GDELS) Austria. Kendaraan ini merupakan generasi kedua dari platform Pandur yang telah terbukti handal dalam berbagai medan operasi di seluruh dunia.
Dengan konfigurasi roda 8×8, Pandur II menawarkan kombinasi optimal antara mobilitas tinggi di jalan raya dan kemampuan lintas medan yang mumpuni. Varian Fire Support Vehicle (FSV) yang diproduksi PT Pindad dilengkapi dengan sistem persenjataan yang mampu memberikan dukungan tembakan langsung bagi pasukan infanteri.
*Prioritas untuk Misi Perdamaian UNIFIL Lebanon*
Keputusan untuk mengalokasikan 18 unit Pandur II 8×8 IFV untuk misi UNIFIL Lebanon menunjukkan komitmen Indonesia dalam operasi perdamaian dunia. Indonesia telah lama menjadi kontributor utama pasukan perdamaian PBB, dan penggunaan kendaraan tempur produksi dalam negeri dalam misi internasional ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi industri pertahanan nasional.
*Kemandirian Industri Pertahanan Nasional*
Produksi 23 unit Pandur II 8×8 merupakan bagian dari program kemandirian industri pertahanan yang telah menjadi fokus strategis pemerintah Indonesia. Melalui skema transfer teknologi dan produksi lisensi, PT Pindad tidak hanya merakit kendaraan, tetapi juga menguasai teknologi inti yang memungkinkan pengembangan varian lokal dan peningkatan kandungan lokal (local content) secara bertahap.
*Spesifikasi dan Keunggulan Teknis*
Pandur II 8×8 adalah predator darat yang dibekali mesin diesel Cummins berkekuatan besar yang mampu menembus kecepatan lebih dari 100 kilometer per jam di jalan raya. Angka ini sangat impresif untuk kendaraan seberat 30 ton dengan konfigurasi roda 8×8, memberikan traksi superior di medan berat seperti lumpur, pasir, dan medan berbatu.
*Dampak Strategis Terhadap Peta Kekuatan Regional*
Penambahan 23 unit Pandur II 8×8 memberikan dampak signifikan terhadap kapabilitas TNI Angkatan Darat, khususnya dalam aspek mobilitas strategis dan daya tempur pasukan mekanis. Kendaraan tempur roda memiliki keunggulan dalam deployment cepat melalui jalan raya, memungkinkan respons lebih gesit terhadap ancaman di berbagai wilayah Indonesia yang luas.
Dengan finalisasi produksi 23 unit Pandur II 8×8 FSV, Indonesia membuktikan bahwa kemandirian industri pertahanan bukan lagi sekadar wacana, melainkan realitas Editor:Rif.






