Polri Putus Rantai Tengkulak: Fasilitasi KUR Himbara dan Penyerapan Bulog untuk Petani Jagung

  • Whatsapp

YOGYAKARTA (DIY) – MEDIA ONLINENEWS.ID//Polri gandeng Kementan, Bulog, BPK, asosiasi pabrik pakan ternak, dan Himbara untuk kuatkan ketahanan pangan nasional lewat ekosistem jagung pakan ternak. Rapat koordinasi (rakor) di Mabes Polri ini ikuti seluruh Polda secara daring, dipimpin Brigjen Langgeng Purnomo, Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan Polri.

Tahun lalu, Indonesia sukses tanpa impor jagung pakan ternak. “Rakor ini untuk konsolidasi strategi 2026 agar lebih baik,” kata Brigjen Langgeng.

Muat Lebih

*Bantu Modal di Hulu, Lindungi Harga di Hilir*

Di hulu, Polri jadi jembatan Poktan jagung akses KUR via Himbara. Contoh sukses di Polda Jabar (Nagreg dan Ciamis): petani dapat kredit untuk tanam ulang dan perluas lahan. Danang Andi Wijanarko (SVP BRI) bilang, BRI siapkan plafon Rp180 triliun untuk KUR Mikro pertanian 2026, termasuk jagung.

Di hilir, Polri cegah petani terjebak tengkulak harga murah lewat kerjasama Bulog. Bulog target serap 1 juta ton jagung tahun ini (SDI-217/DU000/PD.02.01/12/01/2026), harga HPP Rp6.400/kg. “Kami jaga harga minimal HPP, seperti di Jabar dan Kalsel,” ujar Brigjen Langgeng.

Program ini kembangkan lahan tidur, bebaskan petani dari tengkulak, dan tingkatkan produksi nasional. Dengan pendampingan manajerial, petani diharap bayar pinjaman tepat waktu dan naikkan kesejahteraan.

Polri optimis rakor ini perkuat ekosistem jagung dan sejahterakan petani Indonesia.

[Redaksi]

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *