PALU, SULTENG – ONLINENEWS.ID//Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira resmi ditutup oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Sabtu malam, 7 Februari 2026, di Gelora Bumi Kaktus, Palu. Turnamen yang berlangsung sejak 2 Februari 2026 ini diikuti oleh 1.247 atlet dari 11 provinsi, 9 Kotama, 1 Kodau, 4 Polda, dan 48 klub perguruan silat, merupakan rekor terbanyak peserta untuk wilayah Indonesia Timur.
Acara penutupan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan militer, di antaranya Danrem 132/Tadulako Brigjend TNI Deni Gunawan, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah N. Rahmat SH MH, Ketua DPRD Sulteng H. Mohammad Arus Abdul Karim, perwakilan Gubernur Sulteng, Kadispora, Ketua Persit KCK Kodam XXIII/Palaka Wira beserta jajaran, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Palu Letkol (Mar) M. Ali Wardhana SE MTr.Opsla MM, serta undangan lainnya.
*Kehadiran Danlanal: Simbol Kebersamaan Lintas Angkatan*
Kehadiran Danlanal TNI AL Palu Letkol (Mar) M. Ali Wardhana SE MTr.Opsla MM dalam acara penutupan turnamen ini memiliki makna penting, khususnya sebagai pejabat yang relatif masih baru di wilayah Sulawesi Tengah. Melalui kehadirannya, Danlanal tidak hanya menunjukkan dukungan terhadap olahraga bela diri pencak silat, tetapi juga memanfaatkan momentum ini untuk membangun serta menjalin kebersamaan dengan berbagai pemangku jabatan di Provinsi Sulteng, khususnya dari elemen Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).
Kehadiran perwakilan TNI Angkatan Laut di tengah kegiatan yang diprakarsai TNI Angkatan Darat ini mencerminkan soliditas dan kekompakan lintas matra dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di daerah. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan prestasi olahraga bukan hanya tanggung jawab satu institusi, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen, termasuk TNI Angkatan Laut.
*Momentum Membangun Sinergi*
Bagi Letkol (Mar) M. Ali Wardhana SE MTr.Opsla MM yang masih relatif baru bertugas sebagai Danlanal Palu di Sulawesi Tengah, kehadiran dalam acara ini tentunya menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan diri dan membangun jaringan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah. Interaksi dengan sesama anggota Forkompinda, tokoh olahraga, dan masyarakat dalam suasana yang positif seperti ini dapat menjadi fondasi kuat bagi kerjasama di masa mendatang.
Kebersamaan yang terjalin dalam event olahraga seperti ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarinstansi dalam berbagai bidang, tidak hanya olahraga, tetapi juga dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Sulawesi Tengah.
*Lebih dari Sekadar Kehadiran Seremonial*
Kehadiran Danlanal Palu diharapkan tidak semata-mata bersifat seremonial, tetapi ke depannya akan memberikan inspirasi dan motivasi nyata dalam melahirkan serta membina atlet-atlet muda, khususnya dari cabang olahraga bela diri, dan olahraga lainnya pada umumnya. Dengan sumber daya dan jaringan yang dimiliki TNI Angkatan Laut, termasuk fasilitas olahraga dan program pembinaan atlet, diharapkan dapat berkontribusi aktif dalam mengembangkan potensi atlet-atlet muda Sulawesi Tengah untuk berprestasi, baik di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.Rif






