Pangdam XXIII/Palaka Wira: Turnamen Ini Agenda Tahunan untuk Tingkatkan Prestasi Pencak Silat

  • Whatsapp

PALU, SULTENG – ONLINENEWS.ID//Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira resmi ditutup oleh Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, Sabtu malam, 7 Februari 2026, di Gelora Bumi Kaktus, Palu. Acara penutupan yang berlangsung meriah ini dihadiri jajaran pimpinan daerah, tokoh masyarakat, serta para atlet dan official dari 11 provinsi.

Usai sesi foto bersama para pemenang dan undangan, Pangdam menjawab pertanyaan pers pada sesi door stop. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan komitmennya untuk terus menggiatkan olahraga pencak silat sebagai upaya meraih prestasi sekaligus menjaga nilai-nilai luhur, etika, dan jati diri bangsa.

Muat Lebih

*Event Perdana Pencak Silat Militer di Indonesia Timur*

Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan event pertama bagi Kodam XXIII/Palaka Wira dalam menyelenggarakan kejuaraan pencak silat, sekaligus menjadi kompetisi Pencak Silat Militer pertama di Indonesia Timur.

“Ini event pertama untuk Kodam melaksanakan kegiatan kejuaraan Pencak Silat. Dan ini juga mungkin Pencak Silat Militer pertama di Angkatan Darat,” ungkap Pangdam.

Menurut Pangdam, acara ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan Pencak Silat Militer (PSM) yang telah dideklarasikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat pada Mei 2025. Selain itu, turnamen ini juga menjadi wadah pembinaan prestasi generasi muda di bidang pencak silat.

*Antusiasme Luar Biasa*

Pangdam menyampaikan apresiasinya atas antusiasme peserta yang mengikuti turnamen ini. Sebanyak 1.247 atlet berpartisipasi dalam kompetisi yang diikuti oleh 11 provinsi, 9 Kodam dari lingkungan Angkatan Darat, dan 48 perguruan silat.

“Ini suatu jumlah peserta terbanyak di Indonesia bagian timur. Kita berharap nanti semakin banyak di periode berikutnya,” harap Pangdam.

Ia juga mengapresiasi semangat para atlet, baik putra maupun putri, dari berbagai kategori usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Pangdam berharap turnamen ini dapat menjadi ajang untuk meningkatkan prestasi generasi muda di bidang pencak silat, baik di event nasional maupun internasional.

*Agenda Tahunan Menuju Kasad Cup*

Pangdam mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan IPSI Pusat untuk menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan. Hal ini ditandai dengan pemberian piala bergilir kepada juara umum.

“Makanya piala yang diberikan adalah piala bergilir. Jadi setiap tahun kita akan agendakan ini,” tegas Pangdam.

Ke depan, turnamen serupa akan diselenggarakan oleh beberapa Kodam lain sebagai persiapan menuju Kasad Cup. Beberapa Kodam yang akan menyelenggarakan event serupa antara lain Kodam III dan Kodam VI pada bulan-bulan mendatang.

Pangdam berharap atlet-atlet dari wilayah Sulawesi dapat terus terlibat aktif dalam kompetisi-kompetisi tersebut untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan prestasi.

*Komitmen Melestarikan Warisan Budaya Bangsa*

Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar menegaskan komitmennya untuk terus menggiatkan olahraga pencak silat dalam rangka meraih prestasi sekaligus menjaga nilai-nilai luhur, etika, dan jati diri bangsa.

Pangdam menekankan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri biasa, melainkan memiliki nilai seni budaya luhur bangsa karena merupakan olahraga khas Indonesia yang sarat dengan filosofi dan nilai-nilai moral.

Melalui pembinaan pencak silat secara berkelanjutan, Kodam XXIII/Palaka Wira berkomitmen untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul dalam teknik bertarung, tetapi juga memiliki karakter kuat dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Pencak silat, sebagai warisan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia, diharapkan dapat terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai identitas bangsa yang membanggakan di kancah nasional maupun internasional.

Dengan terselenggaranya Pencak Silat Militer Open Tournament Piala Pangdam XXIII/Palaka Wira ini, Indonesia Timur kini memiliki platform untuk melahirkan atlet-atlet pencak silat berkualitas yang siap bersaing dan mengharumkan nama bangsa. Rif

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *