PARIMO, SULTENG-MEDIA ONLINENEWS. ID//Di balik prestasi SSB Bina Koramil Tinombo yang menyabet juara I kategori U-12 dan U-14 di Bali Seven Early Age Tournament Regional Sulawesi Tengah, terdapat misi mulia: menyelamatkan generasi muda dari jerat bahaya narkoba. Sosok di balik kesuksesan ini adalah Kapten Infanteri I Gusti Ngurah Susila, SE, Danramil 1306-09/Tinombo, Kodim 1306/KP. Melalui pembinaan SSB yang dirintisnya sejak 2023, Kapten Gusti merealisasikan komitmen Pangdam XIII/Palaka Wira, Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianturi, dalam menyelamatkan generasi muda Sulawesi Tengah dari ancaman bahaya narkoba melalui aktivitas positif olahraga.
Komitmen Pangdam XIII/Palaka Wira tentang upaya melawan Narkoba ini tegas diutarakan saat giat Silaturahmi bersama insan pers (Selasa, 27/01/2026), maupun saat diwawancarai wartawan media ini usai jumpa pers Forkompinda (Jumat, 30/01/2026) di Makodam.
Kapten Gusti lebih lanjut kepada media mengatakan: “Sebagai anggota TNI di tingkat Koramil, kami bersentuhan langsung dengan masyarakat. Ada panggilan hati untuk membina generasi muda agar terhindar dari jerat bahaya narkoba,” ungkapnya.
*Jejak Prestasi Sebagai Benteng Anti Narkoba*
Program pembinaan olahraga ini menjadi benteng pertahanan preventif melawan peredaran narkoba yang terus mengintai generasi muda. Dengan mengalihkan energi anak-anak ke kegiatan positif dan berprestasi, SSB Bina Koramil Tinombo membuktikan bahwa perang melawan bahaya narkoba bisa dimenangkan melalui pemberdayaan sejak dini.
Prestasi demi prestasi terus ditorehkan. Pada Juli 2025, SSB Bina Koramil Tinombo meraih runner-up Menpora Cup U-12 di Arena Sis Al-Jufri Palu setelah dikalahkan Akademi Persipal Palu dengan skor tipis 3-2. Pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut menjadi bukti kualitas pembinaan yang dilakukan tim pelatih di bawah arahan Sertu Soni, pelatih berlisensi D yang pernah merumput di tim yunior Persib.
Pada Oktober 2025, dua talenta muda SSB Bina Koramil Tinombo—Agung dan Thaufail—terpilih mewakili Indonesia dalam turnamen internasional Singa Cup di Singapura bersama Tim Palu Selection.
Puncaknya terjadi pada Minggu, 1 Februari 2026, di lapangan Gelora SMANSA Mepanga, Jalan Trans Sulawesi, Dusun Nanggolan, Desa Mepanga, Kecamatan Mepanga, Kabupaten Parigi Moutong. Menghadapi 16 tim tangguh dari seluruh Sulawesi Tengah di masing-masing kategori dalam Bali Seven Early Age Tournament Regional Sulawesi Tengah, SSB Bina Koramil Tinombo berhasil menyabet juara I untuk kategori U-12 dan U-14. Agung, sang maestro lini depan, meraih gelar top scorer turnamen.
Dengan prestasi ini, SSB Bina Koramil Tinombo berhak melaju ke Bali Seven Early Age Tournament tingkat nasional di Bali pada April 2026, mewakili Provinsi Sulawesi Tengah menghadapi juara provinsi seluruh Indonesia serta tim dari Australia, Malaysia, Thailand, dan Singapura.
*Kepemimpinan Rendah Hati, Dampak Luar Biasa*
Meski menorehkan segudang prestasi, Kapten Gusti tetap rendah hati dan jauh dari sorotan. “Apa yang kami lakukan adalah kewajiban sebagai prajurit TNI dalam upaya menyelamatkan anak-anak dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Program SSB ini lahir dari kepeduliannya terhadap kondisi Generasi muda, khususnya generasi Alpha di masa kini yang banyak menghabiskan waktu di dunia maya, dimana berpotensi membuka celah bagi pengaruh negatif termasuk bahaya narkoba. Dengan menerapkan manajemen profesional yang dituangkan dalam akta notaris sejak 2023 dan sistem iuran gotong royong Rp20.000 per siswa untuk pemeliharaan lapangan, program ini mendapat sambutan antusias dari 22 anak didik dan para orang tua.
Didampingi tim pelatih profesional—Sertu Soni (kepala pelatih berlisensi D, mantan pemain yunior Persib), Nur (pelatih berlisensi S), dan Dedy (kitman)—Kapten Gusti membuktikan bahwa TNI mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan karakter dan potensi generasi muda melalui olahraga sebagai senjata ampuh melawan ancaman bahaya narkoba.Rif-(Narasumber: Danramil 1306-09/Tnb dan Pelatih Kepala SSB Bina Koramil 1306-09/Tnb)
[Redaksi]






