DONGGALA, SULTENG-MEDIA ONLINENEWS.ID//Hembusan angin laut seakan turut membisikkan perpisahan ketika Kolonel Laut (P) Marthinus Sir bersama sang istri tercinta, Ny. Eveline Marthinus Sir, melangkah meninggalkan Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut Palu. Acara farewell yang berlangsung pada Rabu (21/1/2026) itu menyisakan keharuan mendalam, bukan sekadar ritual kepergian seorang perwira menengah TNI Angkatan Laut, melainkan kepergian sosok yang telah menyentuh hati segenap jajarannya.
Dalam balutan upacara serah terima jabatan yang dipimpin Komandan Komando Daerah Angkatan Laut VI, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, S.E., M.M., rangkaian prosesi formal bergulir khidmat. Tongkat komando berpindah dari tangan Kolonel Marthinus Sir kepada penggantinya, Letkol Marinir M. Ali Wardhana, S.E., M.Tr.Opsla., M.M., menandai babak baru kepemimpinan Lanal Palu.
Kolonel Marthinus Sir dikenal sebagai pemimpin dengan dua wajah yang harmonis: tegas dan berwibawa dalam menjalankan tugas, namun hangat dan rendah hati dalam berinteraksi dengan anak buahnya. Senyumnya yang tulus dan candaannya di momen-momen tertentu telah menjadi kenangan manis bagi siapa pun yang pernah bertugas di bawah komandonya.
Ny. Eveline Marthinus Sir, yang selama menjabat sebagai Ketua Jalasenastri Lanal Palu, menjadi panutan dengan sikap humanis dan harmonisnya terhadap segenap anggota. Keramahannya yang tulus dan keterbukaan terhadap insan pers mencerminkan pribadi yang hangat dan bersahaja, menjadikan pasangan ini sebagai teladan dalam pengabdian dan pelayanan.
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, dalam sambutannya di acara pisah sambut, mengungkapkan apresiasi mendalam atas integritas dan dedikasi Kolonel Marthinus Sir. “Sosok ini tidak hanya membangun sinergitas lintas institusi melalui kerja nyata, tetapi juga senantiasa hadir dalam berbagai momentum penting Pemerintah Provinsi, Forkompinda, maupun institusi lainnya di Sulawesi Tengah,” ujar Gubernur dengan penuh penghargaan.
Suasana farewell yang penuh makna berlangsung di Mako Lanal Palu setelah rangkaian upacara resmi. Tradisi perpisahan yang akrab dan emosional mewarnai momen berharga tersebut. Kemudi kapal—simbol kepemimpinan—diserahkan dari tangan Kolonel Marthinus Sir kepada komandan baru, disusul penyerahan selendang yang dikalungkan sebagai tanda hormat dan penghargaan.
Acara farewell ini berlangsung dalam suasana yang lebih santai dan akrab, berbeda dengan prosesi formal sebelumnya. Keharuan terpancar dari wajah-wajah jajaran yang hadir, mengingat sosok Kolonel Marthinus Sir dan sang istri telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka.
Perpisahan ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan baru bagi pasangan yang telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi. Panggilan tugas negara mengharuskan mereka melangkah ke tempat pengabdian berikutnya, meninggalkan jejak kebaikan yang akan terus dikenang oleh keluarga besar Lanal Palu.
Selamat jalan dan selamat menunaikan tugas di tempat baru, Kolonel Marthinus Sir dan Ny. Eveline. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa menyertai setiap langkah pengabdian Anda di tempat yang baru. Prestasi dan kebaikan yang telah Anda torehkan akan tetap bersemayam dalam memori kolektif mereka yang pernah bertugas di bawah komando Anda—sebagai kenangan yang tak lekang oleh waktu.Rif






