Gala Premiere “Believe: The Ultimate Battle” Menggugah Semangat Patriotisme dalam Nobar Korem 132/Tadulako

  • Whatsapp

PALU, SULTENG – Onlinenews.id//Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan karya bermutu tinggi yang mengusung nilai-nilai patriotisme dan heroisme. Film “Believe: The Ultimate Battle” yang mengangkat kisah perjuangan TNI dalam konflik Timor Timur berhasil memikat penonton dalam acara Gala Premiere yang diselenggarakan di Bioskop XXI Palu Grand Mall, Kota Palu-SulTeng.
Ditengah dominasi film horor dan romantis kontemporer serta serbuan film aksi laga asing, hadirnya film produksi dalam negeri ini memberikan angin segar bagi sinema Indonesia. Film yang diadaptasi dari buku “Believe: Faith, Dream, and Courage” ini menampilkan perpaduan unsur patriotisme, motivasi meraih mimpi, serta nilai kesetiakawanan dan tanggung jawab moral dalam keluarga.
Sutradara Rahabi Mandra dan Arwin Tri Wardhana berhasil menghadirkan karya yang sebanding dengan film Hollywood “We Were Soldiers” (2002). Film Hollywood tersebut disutradarai Randall Wallace dan dibintangi Mel Gibson, Sam Elliott, Greg Kinnear, dan Madeleine Stowe. Film yang diadaptasi dari buku “We Were Soldiers Once… and Young” karya Letnan Jenderal (Purn.) Hal Moore dan jurnalis Joseph L. Galloway ini menggambarkan Pertempuran Ia Drang selama Perang Vietnam, dengan Gibson berperan sebagai Letnan Kolonel Hal yang memimpin tentara Amerika ke medan perang.
Seperti halnya film Hollywood tersebut yang menggambarkan keberanian, kesetiaan, dan pengorbanan para tentara di medan perang Vietnam serta bagaimana istri mereka menunggu dengan cemas di rumah, film “Believe: The Ultimate Battle” bergenre aksi pertempuran ini mengisahkan perjalanan heroik TNI dalam operasi militer Timor Timur, mulai dari Operasi Seroja 1975 hingga konflik dekade 1990-an.
Ajil Ditto, aktor pendatang baru yang memerankan tokoh sentral “Agus” – sosok yang terinspirasi dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto – tampil memukau dengan karakter yang kompleks. Didukung deretan pemain berkualitas seperti Wafda Saifan dan Maudy Koesnaedi, film ini menggambarkan perjalanan hidup seorang pemuda yang bangkit dari keterpurukan untuk meraih cita-cita menjadi prajurit TNI.
Teknik sinematografi modern dengan efek visual canggih dan tata suara berkualitas tinggi berhasil menciptakan atmosfer yang menghanyutkan penonton. Visualisasi realistis pertempuran dipadukan dengan eksplorasi sisi emosional dan nilai-nilai kemanusiaan yang mendalam.
“Sebagai anggota TNI, film ini mengingatkan saya akan makna perjuangan dan patriotisme sejati,” ungkap Letda Inf. Hamdan Kaburito usai pemutaran pada Kamis (10/07/2025). Ia mengajak generasi muda menyaksikan film ini karena kekuatan narasi heroik dan pesan motivasi pantang menyerah yang tersirat jelas.
Nyonya Hamdan menambahkan perspektif keluarga prajurit: “Sebagai istri tentara, saya memahami peran serta konsekuensinya dalam kehidupan berkeluarga dengan latar belakang TNI.”

Muat Lebih

Kegiatan nonton bersama yang dilanjutkan pada Jumat (11/10/2025) oleh keluarga besar Korem 132/Tadulako diharapkan dapat memperkuat rasa nasionalisme dan menginspirasi generasi muda untuk lebih memahami nilai-nilai perjuangan bangsa melalui medium film sebagai sarana edukasi yang efektif dan menghibur.
Film “Believe: The Ultimate Battle” terbukti bukan sekadar menyajikan aksi militer spektakuler, namun juga menggali sisi emosional dengan pesan moral yang kuat tentang pengorbanan, kepahlawanan, dan semangat juang yang relevan bagi generasi masa kini.(rif)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *